Kota Depok (ANTARA) - Sebanyak 40 narapidana wanita di Rutan Kelas 1 Kota Depok, Jawa Barat, mendapat pelatihan sebagai bekal keterampilan untuk berwirausaha selepas bebas dari masa hukuman.
Diskominfo Kota Depok, Kamis, menginformasikan bahwa Pemerintah Kota Depok, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) bersama komunitas UMKM, termasuk Ketua UMKM Kecamatan Beji, Depok, Bernama Hendra yang juga mantan narapidana, memberikan pelatihan keterampilan memasak makanan untuk wirausaha.
Kepala DKUM Kota Depok Mohamad Thamrin mengatakan kegiatan tersebut menjadi bekal penting bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.
"Harapannya, setelah keluar mereka bisa punya keterampilan berwirausaha. Produk-produk yang mereka hasilkan juga bisa diterima masyarakat," katanya.
Baca juga: Rutan Depok Pasang 'Box Layanan Self Service'
Baca juga: Rutan Depok beri remisi 637 warga binaan pemasyarakatan pada HUT Kemerdekaan RI
Ketua UMKM Kecamatan Beji, Hendra, yang pernah menjadi warga binaan selama 15 bulan, menyampaikan materi motivasi dengan kini menjalankan usaha laundry, memiliki 56 karyawan, bahkan membuka cabang di Bandung.
"Ini jadi motivasi buat warga binaan bahwa latar belakang bukan hambatan untuk sukses. Dengan tekad dan kemauan, insya Allah ada jalan," katanya.
Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Kelas 1 Depok Risang Achmad mengapresiasi pelatihan tersebut, seraya berharap pelatihan semacam itu terus berlanjut, terutama yang menyangkut sertifikasi keahlian.
"Agar warga binaan setelah keluar bisa punya bekal nyata untuk bekerja," katanya.
Pelatihan itu diikuti oleh penghuni rutan yang sisa masa hukumannya tinggal 6 bulan hingga satu tahun sehingga bekal dalam pelatihan bisa langsung diterapkan saat bebas dari hukuman.
