Mamuju (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat menggandeng akademisi dari berbagai perguruan tinggi di daerah itu pada pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Kepala DLH Sulbar Zulkifli Manggazali, di Mamuju, Jumat mengatakan, kerja sama dengan akademisi itu akan mengkaji model ekonomi sirkular yang dapat diimplementasikan di tingkat lokal, mengubah sampah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.
"Ekonomi sirkular bisa eksis jika tempat pengelolaan sampah, bank sampah serta tempat pembuangan akhir bisa beroperasi terus menerus yang merupakan parameter keberhasilan pengelolaan sampah," kata Zulkifli.
Selain mengkaji pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, pada kerja sama itu juga akan dilaksanakan pengembangan teknologi sederhana pengolahan sampah organik.
"Mengembangkan dan mensosialisasikan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan oleh masyarakat untuk mengolah sampah organik, seperti komposting atau pengolahan biogas skala rumah tangga," kata Zulkifli.
