Kairo (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty pada Senin menolak pernyataan resmi Israel tentang penerapan konsep “Israel Raya,” serta menegaskan bahwa pihaknya menolak rencana pemindahan warga Palestina dari Gaza.
"Kami menolak pemindahan warga Palestina dari Gaza," ujarnya dalam konferensi pers saat dirinya mengunjungi perlintasan Rafah bersama Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa.
Pekan lalu, kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada sebuah saluran berita televisi bahwa dia merasa "sangat suka" dengan visi "Israel Raya."
Dia mengatakan dirinya "dalam misi historis dan spiritual" bersama "generasi-generasi Yahudi yang bermimpi datang ke sini dan generasi-generasi Yahudi yang akan datang setelah kami."
"Israel Raya" adalah istilah Alkitab yang digunakan dalam politik Israel untuk merujuk pada perluasan wilayah Israel hingga mencakup Tepi Barat, Gaza, Dataran Tinggi Golan di Suriah, Semenanjung Sinai di Mesir, dan sebagian Yordania.
Zionis Israel telah membunuh lebih dari 61.900 warga Palestina di Gaza sejak Oktober 2023. Serangan militer tersebut telah menghancurkan daerah kantong tersebut dan menyebabkan warganya di ambang kelaparan.
Sumber: Anadolu
