Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan alasan penyelenggaraan retret kedua di Hambalang, Jawa Barat, yang digelar pada Selasa, sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan penajaman arah kebijakan pemerintah di awal tahun 2026.

Dalam taklimat yang disampaikan di Padepokan Garuda Yaksa, Kepala Negara menyatakan bahwa pertemuan tersebut dirancang untuk memberikan pembekalan sekaligus refleksi bersama atas perjalanan pemerintahan.

"Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia," katanya.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa retret kali ini memiliki beberapa pertimbangan utama. Pertama, sebagai forum evaluasi atas kinerja pemerintah sepanjang tahun sebelumnya.

Baca juga: Buka retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Seskab tayangkan video pembangunan jembatan
Baca juga: Presiden RI Prabowo: Pemimpin harus paham arah besar kebijakan

Selain itu, kata Presiden, retret dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa di tengah dinamika dan gejolak global yang terus berkembang.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya memandang ke depan dengan menetapkan langkah-langkah strategis serta sasaran yang harus dicapai pada tahun berjalan.

Menurut Prabowo, arah kebijakan yang jelas dan terukur menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.



Pewarta: Andi Firdaus, Mentari Dwi Gayati
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026