• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Jumat, 27 Februari 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Korps Marinir siapkan berbagai jenis materi latihan untuk peserta komcad ASN

      Korps Marinir siapkan berbagai jenis materi latihan untuk peserta komcad ASN

      14 menit lalu

      Anak tersangka Riza Chalid divonis 15 tahun penjara usai terbukti korupsi minyak

      Anak tersangka Riza Chalid divonis 15 tahun penjara usai terbukti korupsi minyak

      4 jam lalu

      Momen Prabowo disambut tujuh pemimpin Emirat hingga iftar bersama MBZ di Istana Qasr Al Bahr

      Momen Prabowo disambut tujuh pemimpin Emirat hingga iftar bersama MBZ di Istana Qasr Al Bahr

      4 jam lalu

      Alfamart luncurkan program "warteg gratis" bagikan 60 ribu makanan buka puasa di 34 kota

      Alfamart luncurkan program "warteg gratis" bagikan 60 ribu makanan buka puasa di 34 kota

      12 jam lalu

      Mensos sebut 869 ribu peserta PBI JKN telah aktif kembali

      Mensos sebut 869 ribu peserta PBI JKN telah aktif kembali

      13 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Pemkab Bogor gelar Gerakan Pangan Murah Istimewa tekan harga pangan saat Ramadhan

      Pemkab Bogor gelar Gerakan Pangan Murah Istimewa tekan harga pangan saat Ramadhan

      11 jam lalu

      PIA PDI Perjuangan salurkan bantuan Ramadhan ke panti asuhan di Bogor

      PIA PDI Perjuangan salurkan bantuan Ramadhan ke panti asuhan di Bogor

      19 jam lalu

      Baznas DKI kembali buka pendaftaran untuk program Mudik Bareng Teman Disabilitas

      Baznas DKI kembali buka pendaftaran untuk program Mudik Bareng Teman Disabilitas

      26 Februari 2026 09:14

      Pemkab Bogor sediakan layanan angkutan gratis arus mudik dan balik Lebaran

      Pemkab Bogor sediakan layanan angkutan gratis arus mudik dan balik Lebaran

      25 Februari 2026 22:08

      Tim Maung ASRI antisipasi anomali cuaca dengan pangkas pohon dan tertibkan TPS Liar

      Tim Maung ASRI antisipasi anomali cuaca dengan pangkas pohon dan tertibkan TPS Liar

      23 jam lalu

      Pemkot Depok siapkan aplikasi DSW pantau harga bahan pokok selama Ramadhan

      Pemkot Depok siapkan aplikasi DSW pantau harga bahan pokok selama Ramadhan

      24 Februari 2026 22:13

      Wawalkot Depok ajak HIPMI mampu cetak 1.000 pengusaha baru setiap tahun

      Wawalkot Depok ajak HIPMI mampu cetak 1.000 pengusaha baru setiap tahun

      24 Februari 2026 18:03

      BPJS Ketenagakerjaan Depok buka layanan klaim khusus permudah pencairan JHT

      BPJS Ketenagakerjaan Depok buka layanan klaim khusus permudah pencairan JHT

      24 Februari 2026 13:55

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      20 Februari 2026 10:06

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      19 Februari 2026 09:57

      Wali Kota Sukabumi hapuskan denda PBB-P2

      Wali Kota Sukabumi hapuskan denda PBB-P2

      19 Februari 2026 09:50

      Diskominfo Kota Sukabumi mengelola Layanan Internet Satu Pintu

      Diskominfo Kota Sukabumi mengelola Layanan Internet Satu Pintu

      19 Februari 2026 09:46

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang dukung pekerja miliki hunian melalui MLT

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang dukung pekerja miliki hunian melalui MLT

      13 jam lalu

      Pencairan klaim JHT lewat aplikasi JMO makin mudah dan efisien

      Pencairan klaim JHT lewat aplikasi JMO makin mudah dan efisien

      14 jam lalu

      BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang gelar sosialisasi program ke pekerja

      BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang gelar sosialisasi program ke pekerja

      14 jam lalu

      Jasamarga lanjutkan pemeliharaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek jelang mudik

      Jasamarga lanjutkan pemeliharaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek jelang mudik

      20 jam lalu

      Menkop lepas ekspor 3 ton manggis Koperasi Produsen Upland Subang Farm ke China

      Menkop lepas ekspor 3 ton manggis Koperasi Produsen Upland Subang Farm ke China

      5 jam lalu

      Bupati Karawang tekankan agar pengelola THM komitmen tutup selama Ramadhan

      Bupati Karawang tekankan agar pengelola THM komitmen tutup selama Ramadhan

      25 Februari 2026 13:20

      Daop 2: Tiket KA jarak jauh periode Lebaran masih banyak tersedia

      Daop 2: Tiket KA jarak jauh periode Lebaran masih banyak tersedia

      24 Februari 2026 23:26

      Kapolda Jabar soroti manajemen parkir rest area saat mudik lebaran

      Kapolda Jabar soroti manajemen parkir rest area saat mudik lebaran

      24 Februari 2026 23:20

  • Kesehatan
    • BBPOM DKI Jakarta ingatkan ciri pangan takjil mengandung bahan berbahaya

      BBPOM DKI Jakarta ingatkan ciri pangan takjil mengandung bahan berbahaya

      1 jam lalu

      Menteri Sosial apresiasi capaian 100 persen UHC di Karawang

      Menteri Sosial apresiasi capaian 100 persen UHC di Karawang

      4 jam lalu

      Kabupaten Bogor jadi pilot project nasional percepatan eliminasi tuberkulosis

      Kabupaten Bogor jadi pilot project nasional percepatan eliminasi tuberkulosis

      11 jam lalu

      Mensos sebut masih ada warga menengah hingga atas tercatat terima PBI JKN di DTSEN

      Mensos sebut masih ada warga menengah hingga atas tercatat terima PBI JKN di DTSEN

      11 jam lalu

      Kemenkes gencarkan imunisasi campak dan rubella bagi anak PAUD dan TK minggu depan

      Kemenkes gencarkan imunisasi campak dan rubella bagi anak PAUD dan TK minggu depan

      13 jam lalu

  • Iptek
    • Peneliti Universitas Udayana uji sampel tanahmangrove Benoa temukan 41 senyawa BBM

      Peneliti Universitas Udayana uji sampel tanahmangrove Benoa temukan 41 senyawa BBM

      39 menit lalu

      Ini harga ponsel itel City 200 di Indonesia

      Ini harga ponsel itel City 200 di Indonesia

      4 jam lalu

      Universitas Tarumanegara siapkan satu kampus khusus "engineering" perkuat SDM bidang STEM

      Universitas Tarumanegara siapkan satu kampus khusus "engineering" perkuat SDM bidang STEM

      4 jam lalu

      Motorola rilis ponsel lipat razr 60 di pasar Indonesia, ini spesifikasinya

      Motorola rilis ponsel lipat razr 60 di pasar Indonesia, ini spesifikasinya

      11 jam lalu

      Penggunaan "prompt" bertopik Ramadhan di OpenAI naik 85 persen

      Penggunaan "prompt" bertopik Ramadhan di OpenAI naik 85 persen

      12 jam lalu

  • Artikel
    • Perang sarung dan luka bulan Ramadhan

      Perang sarung dan luka bulan Ramadhan

      50 menit lalu

      Kuota internet itu bukan token listrik

      Kuota internet itu bukan token listrik

      4 jam lalu

      Menganalisis risiko Sesar Lembang: Tiga zona kerentanan dari hulu hingga hilir

      Menganalisis risiko Sesar Lembang: Tiga zona kerentanan dari hulu hingga hilir

      11 jam lalu

      Penjaga asa putra-putri penyintas bencana

      Penjaga asa putra-putri penyintas bencana

      13 jam lalu

      Strategi Pemda DKI hadapi protes warga di tengah euforia padel

      Strategi Pemda DKI hadapi protes warga di tengah euforia padel

      19 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • BMKG prakirakan mayoritas kota di Indonesia alami hujan ringan hingga lebat

      BMKG prakirakan mayoritas kota di Indonesia alami hujan ringan hingga lebat

      19 menit lalu

      Magetan raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih terkait pengelolaan sampah

      Magetan raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih terkait pengelolaan sampah

      4 jam lalu

      Pemkab Serang bagikan tumbler pada masyarakat tekan sampah plastik

      Pemkab Serang bagikan tumbler pada masyarakat tekan sampah plastik

      10 jam lalu

      KKP pastikan konservasi ekonomi biru secara inklusif dan berkeadilan

      KKP pastikan konservasi ekonomi biru secara inklusif dan berkeadilan

      12 jam lalu

      Logam berat dan minyak sebabkan mangrove mati di Bali

      Logam berat dan minyak sebabkan mangrove mati di Bali

      12 jam lalu

  • Wisata
    • Putri Indonesia Kalsel angkat budaya sungai ke tingkat nasional

      Putri Indonesia Kalsel angkat budaya sungai ke tingkat nasional

      9 menit lalu

      Bangunan cagar budaya Masjid Padang Betuah di Bengkulu Tengah telah selesai dipugar

      Bangunan cagar budaya Masjid Padang Betuah di Bengkulu Tengah telah selesai dipugar

      4 jam lalu

      Bogor Street Festival 2026 satukan Cap Go Meh dan Ramadhan

      Bogor Street Festival 2026 satukan Cap Go Meh dan Ramadhan

      10 jam lalu

      Inul Daratista habiskan waktu bersama keluarga selama Ramadhan

      Inul Daratista habiskan waktu bersama keluarga selama Ramadhan

      11 jam lalu

      Pentingnya pariwisata berkelanjutan agar Indonesia berdaya saing global

      Pentingnya pariwisata berkelanjutan agar Indonesia berdaya saing global

      22 jam lalu

  • Internasional
    • Rusia hormati keputusan Indonesia untuk bergabung Dewan Perdamaian Gaza

      Rusia hormati keputusan Indonesia untuk bergabung Dewan Perdamaian Gaza

      42 menit lalu

      Maduro tuduh otoritas AS telah melanggar perlindungan konstitusinya

      Maduro tuduh otoritas AS telah melanggar perlindungan konstitusinya

      59 menit lalu

      Rusia terus berperan selesaikan konflik Israel-Palestina

      Rusia terus berperan selesaikan konflik Israel-Palestina

      4 jam lalu

      Kim Jong Un buka peluang dialog dengan Amerika Serikat, China terus pantau situasi

      Kim Jong Un buka peluang dialog dengan Amerika Serikat, China terus pantau situasi

      11 jam lalu

      Iran uji "keseriusan" AS dengan usulan baru di perundingan nuklir

      Iran uji "keseriusan" AS dengan usulan baru di perundingan nuklir

      12 jam lalu

  • Olahraga
    • Ini tim yang lolos ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa

      Ini tim yang lolos ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa

      25 menit lalu

      Calvin Verdonk bantu Lille lolos ke babak 16 besar saat menang lawan Crvena Zvezda

      Calvin Verdonk bantu Lille lolos ke babak 16 besar saat menang lawan Crvena Zvezda

      4 jam lalu

      Persib Bandung menang lawan Madura United dengan skor 5-0

      Persib Bandung menang lawan Madura United dengan skor 5-0

      10 jam lalu

      Kemenpora dukung langkah FPTI investigasi dugaan pelecehan pelatnas panjat tebing

      Kemenpora dukung langkah FPTI investigasi dugaan pelecehan pelatnas panjat tebing

      13 jam lalu

      PSSI  didenda AFC Rp25 Juta akibat laga uji coba timnas U23 lawan Mali

      PSSI didenda AFC Rp25 Juta akibat laga uji coba timnas U23 lawan Mali

      16 jam lalu

  • Foto
    • Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Kamis, 26 Februari 2026 6:21

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Selasa, 24 Februari 2026 10:01

      Festival Ramadhan UMKM Kota Bogor

      Festival Ramadhan UMKM Kota Bogor

      Senin, 23 Februari 2026 8:42

      Ngabuburit naik delman di Kota Bogor

      Ngabuburit naik delman di Kota Bogor

      Minggu, 22 Februari 2026 10:25

      Banjir akibat hujan deras di Kabupaten Bekasi

      Banjir akibat hujan deras di Kabupaten Bekasi

      Sabtu, 21 Februari 2026 12:08

  • Video
    • Bogor Street Festival 2026 satukan Cap Go Meh dan Ramadhan

      Bogor Street Festival 2026 satukan Cap Go Meh dan Ramadhan

      Kamis, 26 Februari 2026 23:30

      Kuliah di sini targetnya jadi pemimpin istana!

      Kuliah di sini targetnya jadi pemimpin istana!

      Senin, 23 Februari 2026 9:34

      Akreditasi unggul!, UIKA Bogor punya cara belajar berbeda?

      Akreditasi unggul!, UIKA Bogor punya cara belajar berbeda?

      Senin, 23 Februari 2026 9:32

      Satu-satunya kampus yang rektoratnya di atas Masjid!, kok bisa?

      Satu-satunya kampus yang rektoratnya di atas Masjid!, kok bisa?

      Senin, 23 Februari 2026 9:24

      Rambut hingga sandal Rasulullah SAW dipamerkan di Kabupaten Bogor

      Rambut hingga sandal Rasulullah SAW dipamerkan di Kabupaten Bogor

      Sabtu, 21 Februari 2026 5:30

Menyesuaikan diri sebagai masyarakat negeri agraris

Oleh Sizuka Sabtu, 21 Juni 2025 7:21 WIB

Menyesuaikan diri sebagai masyarakat negeri agraris

Semua orang bisa bertani dalam berbagai versi dan inovasi. ANTARA/Sizuka

Jakarta (ANTARA) - Tinggal di negeri agraris tapi kadang masih kesulitan pangan? Pasti ada yang belum tepat. Padahal kita berada di hamparan alam nan subur, di mana setiap orang bisa menanam dan menghasilkan pangan _minimal untuk kebutuhan sendiri.

Jumlah penduduk Indonesia saat ini sekitar 284,43 juta jiwa (BPS, 2025) dengan jumlah petani berdasarkan data Sensus Pertanian 2023 hanya 29,36 juta. Artinya dalam hitungan sedikit serampangan, kurang dari 30 juta unit usaha pertanian harus memberi makan bagi 284 juta orang. Tentu jumlah yang timpang, apalagi bila ditelisik bahwa lahan pertanian terus menyusut dan jumlah petani yang berkurang seiring berjalannya tahun.

Sekitar 34,58 juta hektare lahan tersedia untuk pertanian, namun angka ini terus mengalami penurunan akibat alih fungsi lahan menjadi non-pertanian seperti permukiman dan industri. Lahan sawah, mengalami penyusutan sekitar 110.000 hektare per tahun.

Apakah dengan begitu predikat kita sebagai negara agraris perlu ditinjau ulang? Tentu sayang. Dari pada harus mempertanyakan atau meninjau ulang, pastinya lebih baik memperbaiki ekosistem pertanian untuk memantaskan diri tetap menyandang status masyarakat agraris.

Menjadi masyarakat agraris adalah label bergengsi, karena mencerminkan kalangan masyarakat yang sehari-hari mengakrabi bumi, menginjak dan bersentuhan dengan tanah dan memuliakan alam.

Gaya hidup yang selaras dengan alam akan membuahkan kesejahteraan. Karena alam akan “memberi” sebaik kita memperlakukannya.

Jika kita bergumul dengannya, bercocok tanam lalu merawatnya penuh dedikasi, maka alam juga akan menghasilkan panen berlimpah dengan bahan pangan yang berkualitas bagus dan menyehatkan.

Sebaliknya, bila manusia zalim padanya, menutup lahan pertanian dengan beton, atau memaksa tanaman tumbuh lebih cepat dengan berbagai obat kimia yang merusak kesuburan tanah, maka balasan yang pedih pada saatnya akan datang.

Berkurang dan rusaknya lahan pertanian, gagal panen, atau waktunya panen malah diterjang banjir, itu barulah sedikit peringatan dari alam akibat tak memperhatikan keselarasan hidup dengannya.

Oleh karena setiap orang membutuhkan makan dan kebutuhan pangan merupakan salah satu pengeluaran utama dalam daftar belanja keluarga, mengapa tidak memikirkan solusi jangka panjang agar tak mengalami kesulitan dalam menjangkau bahan pangan.

Mengingat jumlah orang yang menggeluti usaha pertanian relatif sedikit, sehingga kita harus bergantung pada yang minoritas itu. Kemudian keberadaan ladang pertanian yang tidak merata di setiap wilayah, membuat masyarakat yang membutuhkan komoditas tertentu harus menanti distribusi dari daerah lain. Rantai distribusi yang _tak jarang_ panjang menimbulkan biaya tinggi, dan turut berpengaruh pada harga barang. Belum lagi fluktuasi harga yang lazim terjadi pada momen hari-hari besar, seperti Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Hari Natal dan lainnya.

Apakah berbagai kendala ketersediaan dan keterjangkauan pangan itu terus diizinkan mengganggu kesejahteraan kita? Apakah komoditas pangan yang beberapa di antaranya kadang tiba-tiba langka atau harganya naik tak masuk akal, kita anggap lumrah karena sudah biasa terjadi?

Sebagai negara agraris sepantasnya kita memiliki ketahanan pangan yang kuat, tidak perlu mengalami gejolak isu pangan kecuali karena kejadian luar biasa.

 

Berbagai versi

Untuk tetap pantas menyandang gelar sebagai negara agraris dengan masyarakat yang sejahtera berkecukupan pangan, perlu upaya bersama dalam memperbaiki ekosistem pertanian. Masing-masing bisa beraksi sesuai kapasitas.

Pemerintah memperbaiki regulasi ramah petani, melalui Kementerian Pertanian melakukan pembinaan dan penyuluhan serta pendampingan petani, melalui Bulog memastikan kecukupan stok juga pemerataan distribusi dan seterusnya.

Para pengusaha di bidang industri pertanian menjalankan usaha secara sehat dengan manajemen yang baik, sehingga semua pihak diuntungkan. Perusahaan untung, mitra petani merasa diapresiasi atas jerih payahnya dengan harga pembelian hasil panen yang menyenangkan, dan sampai ke pasar konsumen memperoleh harga terbaik.

Dengan begitu semua bahagia karena tidak ada yang merasa dipermainkan dan dicurangi dalam rangkaian rantai pasok pangan.

Jika hal ideal itu masih sulit diwujudkan karena menyangkut nawaitu dan perilaku banyak pihak, perbaiki saja dari apa yang bisa kita lakukan. Yaitu menyemarakkan budaya bertani.

Tidak semua orang harus menjadi petani yang memiliki unit usaha pertanian. Tapi bisa bertani dalam skala sesuai kemampuan masing-masing:

- Pemuka masyarakat. Dapat menggerakkan warga sekitar untuk memanfaatkan lahan kosong di lingkungannya, bercocok tanam komoditas pangan, dikelola dan dirawat bersama, kemudian ketika panen dibagi dan dinikmati ramai-ramai. Kedengarannya indah…

- Warga kota. Keterbatasan lahan bukan halangan untuk tetap dapat bercocok tanam. Masyarakat urban bisa berinovasi dalam bertani di tengah kepungan bangunan beton. Konsep kebun vertikal biasanya diterapkan pada rumah-rumah di perkotaan yang tidak memiliki cukup lahan untuk menanam.

- Pemuda melek teknologi. Kalian bisa mengubah petani menjadi profesi bergengsi dengan penerapan teknologi di bidang pertanian. Dengan teknologi segalanya menjadi lebih mudah dan efisien, baik dari segi biaya, waktu dan tenaga.

Bertani dengan teknologi sering disebut pertanian cerdas (smart farming) mengacu pada penggunaan berbagai teknologi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan dalam kegiatan pertanian. Sejumlah contoh seperti penggunaan mesin pertanian modern, drone untuk pemantauan lahan, sistem irigasi cerdas, serta sensor tanah dan cuaca.

- Permakultur. Juragan tanah yang memiliki rumah dengan pekarangan luas, bisa membangun rancangan sistem kehidupan yang berkelanjutan. Sistem yang berfokus pada kerja sama dengan alam _bukan melawannya_ (buah pikir Bill Mollison) untuk mencapai produksi pangan yang efisien dan ramah lingkungan. Bertujuan menciptakan sistem pertanian dan permukiman mandiri. Desain sistemnya terintegrasi mirip dengan ekosistem alami, di mana semua elemen saling mendukung dan siklus alami terjaga. Salah satu contoh konsep permakultur seperti sistem irigasi Subak dan teraseringnya di Bali yang memiliki kekhasan dan daya tarik tersendiri.

 

Versi mini

Jika pun tidak memiliki hal-hal di atas (teknologi+lahan luas) jangan buru-buru patah arang. Ketiadaan teknologi membuat aktivitas bertani menjadi cara untuk mengakrabi bumi, bercocok tanam secara manual menggunakan segenap anggota badan yang telah Tuhan anugerahkan untuk kita. Dengan tanah pekarangan seadanya, kita masih bisa seseruan mencangkul, mencakar-cakar tanah dengan tangan untuk sekadar menanam cabai yang sesekali jadi pemicu inflasi, atau tomat yang kala berbuah dan matang tampak ranum sedap dipandang mata.

Bertani di pekarangan rumah bukan hanya perkara mengurangi uang belanja karena apa-apa harus beli, melainkan mampu mendatangkan kepuasan hati, sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Bertani meski dalam skala mini, membuat kita terlibat dalam proses menanam, merawat, hingga memetik buah atau hasilnya. Berlanjut dengan proses memasaknya di dapur untuk kemudian dihidangkan ke meja makan dan menyantapnya bersama keluarga.

Dengan mengikuti proses panjang hingga menu makanan terhidang, mengajarkan kita untuk makan berkesadaran. Hal baik yang dapat ditularkan pada segenap anggota keluarga bahkan tetangga.

Setiap suapan makanan ada cerita di baliknya, dari mana nasi berasal, bagaimana menanam padi dan tantangan dalam perawatannya hingga panen lalu digiling menjadi beras. Secolek sambal pun turut menyumbang cerita, seperti apa sulitnya menanam cabai dan tomat secara organik sebab harus menghalau hama tanpa pestisida kimia. Saat mulai berbuah, belum sempat matang sudah dicicip oleh ulat, dan seterusnya.

Bayangkan, ketika makan sepiring nasi lengkap dengan sayur serta lauk dari protein nabati dan hewani, akan seberapa panjang cerita proses kehadirannya ke meja makan yang dapat kita cerna hingga menghadirkan rasa syukur atas nikmat tak terhingga dari Sang Pemilik Alam.

Maka bertani bisa mengantarkan kita menjadi manusia kaya makna!

Bertani secara tradisional memberi kesempatan petani dalam mengakrabi bumi. ANTARA/Sizuka


 

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Bulog Karawang serap gabah 2.500 ton/hari sepanjang  Januari 2026

Bulog Karawang serap gabah 2.500 ton/hari sepanjang Januari 2026

31 Januari 2026 08:23

Tanah dan dinamika perubahan iklim

Tanah dan dinamika perubahan iklim

5 Desember 2025 17:12

Ratusan petani di Karawang belajar teknologi pertanian hortikultura peringati Hari Tani

Ratusan petani di Karawang belajar teknologi pertanian hortikultura peringati Hari Tani

24 September 2025 18:58

Kementan targetkan dapat distribusikan beras SPHP 7.000 ton per hari

Kementan targetkan dapat distribusikan beras SPHP 7.000 ton per hari

15 Agustus 2025 19:21

Tumbuh bersama lingkungan: Jalan keluar dari pertanian Indonesia

Tumbuh bersama lingkungan: Jalan keluar dari pertanian Indonesia

5 Juni 2025 09:33

Air dan pertanian di tengah krisis iklim yang semakin nyata

Air dan pertanian di tengah krisis iklim yang semakin nyata

22 Maret 2025 05:28

Merawat tanah, merawat ibu bagi semua makhluk hidup

Merawat tanah, merawat ibu bagi semua makhluk hidup

5 Desember 2024 07:18

Memwujudkan ketahanan pangan dari pekarangan rumah

Memwujudkan ketahanan pangan dari pekarangan rumah

21 Juni 2024 15:28

Terpopuler

Tim Maung ASRI antisipasi anomali cuaca dengan pangkas pohon dan tertibkan TPS Liar

Tim Maung ASRI antisipasi anomali cuaca dengan pangkas pohon dan tertibkan TPS Liar

Defisit APBN Rp54,6 triliun per 31 Januari 2026: Apa artinya, kenapa terjadi, dan apa risikonya?

Defisit APBN Rp54,6 triliun per 31 Januari 2026: Apa artinya, kenapa terjadi, dan apa risikonya?

Warga luar Jakarta bisa ikut program Mudik Gratis 2026

Warga luar Jakarta bisa ikut program Mudik Gratis 2026

Wali Kota Bekasi setop proyek galian pemasangan kabel optik, diduga tidak berizin

Wali Kota Bekasi setop proyek galian pemasangan kabel optik, diduga tidak berizin

BMKG sebut penguatan Monsun Asia perkuat potensi hujan lebat di NTB

BMKG sebut penguatan Monsun Asia perkuat potensi hujan lebat di NTB

Top News

  • BMKG prakirakan mayoritas kota di Indonesia alami hujan ringan hingga lebat

    BMKG prakirakan mayoritas kota di Indonesia alami hujan ringan hingga lebat

    19 menit lalu

  • Ini tim yang lolos ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa

    Ini tim yang lolos ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa

    25 menit lalu

  • Peneliti Universitas Udayana uji sampel tanahmangrove Benoa temukan 41 senyawa BBM

    Peneliti Universitas Udayana uji sampel tanahmangrove Benoa temukan 41 senyawa BBM

    39 menit lalu

  • Rusia hormati keputusan Indonesia untuk bergabung Dewan Perdamaian Gaza

    Rusia hormati keputusan Indonesia untuk bergabung Dewan Perdamaian Gaza

    42 menit lalu

  • Perang sarung dan luka bulan Ramadhan

    Perang sarung dan luka bulan Ramadhan

    50 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com