Sukabumi (Antara Megapolitan) - Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat memperketat pengamanan di seluruh SPBU di wilayah hukumanya, terkait adanya aksi mogok awak kendaraan penyuplai BBM Depot Pertamina Plumpang, Jakarta.
Setiap SPBU sudah kami siagakan personel, khawatir ada warga yang panik menyikapi aksi mogok awak kendaraan penyuplai BBM di Depot Plumpang, Jakut sehingga terjadi antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar untuk kendaraan bermotornya," kata Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim di Sukabumi, Selasa.
Dari pantauan pihaknya, hingga kini kondisi SPBU yang BBM nya disuplai dari Depot Plumpang kondisinya masih normal dan tidak ada antrean kendaraan. Pihaknya menduga, pemilik kendaraan bermotor tidak seluruh mengetahui adanya aksi mogok beroperasi tersebut.
Sehingga tidak ada kepanikan dari pemilik kendaraan, terkait aksi tersebut. Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan ketersediaan BBM.
"Persediaan BBM di SPBU yang disuplai dari Plumpang masih tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau khawatir terjadi kelangkaan bahan bakar ini," tambahnya.
Menurut Sulaeman, ada 13 SPBU yang berada di wilayah hukumnya dipasok dari Depot Pertamina Plumpang yakni SPBU Cipanengah, SPBU Lembursitu, SPBU Sudirman, SPBU Cimangkok Sukalarang, SPBU Jalan Otista, SPBU Jalan Gudang, SPBU Baros, SPBU Situawi Gunungpuyuh, SPBU Cirumput, SPBU Cibolang, SPBU Cimahpar, SPBU Cimuncang, dan SPBU Ciaul.
Hingga pukul 13.00 WIB pihaknya belum menerima laporan adanya antrean panjang kendaraan atau kehabisan stok BBM di SPBU. Ia juga mengimbau kepada pengelola SPBU agar memprioritaskan pemilik kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar dari pada pengecer BBM.
Pengamanan SPBU Sukabumi Diperketat
Selasa, 1 November 2016 15:43 WIB
Ilustrasi - Pengamanan SPBU. (Foto Antara/ Muhamad Hamzah/Dok).
Persediaan BBM di SPBU yang disuplai dari Plumpang masih tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau khawatir terjadi kelangkaan bahan bakar ini.
