Palu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan pendidikan tinggi daerah.
Bupati Poso Verna GM Inkiriwang dalam keterangannya di Palu, Jumat, mengatakan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI Brian Yuliarto untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan pendidikan tinggi daerah.
Ia mengatakan pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Poso dalam memperkuat peran pendidikan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
“Sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional,” katanya.
Pada pertemuan tersebut, Bupati Poso menyampaikan sejumlah usulan strategis untuk mendorong kemajuan perguruan tinggi di Kabupaten Poso, khususnya Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR) dan Universitas Kristen Tentena (UNKRIT).
Usulan tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta penguatan riset dan inovasi daerah.
Adapun usulan yang disampaikan antara lain bantuan beasiswa studi lanjut bagi dosen guna meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi tenaga pengajar.
Selain itu, bantuan kendaraan operasional berupa bus dan kendaraan SUV untuk menunjang mobilitas dan kegiatan akademik kampus, serta bantuan pengadaan dan penguatan laboratorium, meliputi laboratorium komputer, pertanian dan biologi.
Bupati juga mengusulkan hibah penelitian bagi dosen dan mahasiswa sebagai upaya mendorong pengembangan teknologi tepat guna yang berbasis pada potensi dan kebutuhan daerah.
“Riset dan inovasi dari perguruan tinggi lokal sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ujarnya.
Untuk itu, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Poso berharap melalui dukungan Kemendikti Saintek, perguruan tinggi di Kabupaten Poso dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: UI dan Unhan kerja sama penguatan SDM pertahanan
Baca juga: 71 perguruan tinggi ikuti pameran pendidikan di Kota Madiun
