Cibinong (Antara) - Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendukung pengembangan teknologi informasi termasuk aplikasi untuk menyaring konten pornografi oleh tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).
"Kami menyambut adanya informasi pengembangan aplikasi penyensor gambar porno oleh adik-adik mahasiswa IPB. Kami dukung betul," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor Dr KH Mukri Aji saat dihubungi di Cibinong, Senin.
Selanjutnya, dia juga mengajak para akademisi berkunjung ke MUI Kabupaten Bogor guna berdialog seputar karyanya itu.
"Mari merapat ke MUI Kabupaten Bogor untuk berdiskusi, saya kira itu sangat positif," katanya
Terkait perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, MUI Kabupaten Bogor terbuka terhadap siar agama melalui internet dan aplikasi.
"Seperti kemarin, saya katakan kepada peserta yang hadir saat pembukaan pesantren kilat (Sanlat) di Korpri Kabupaten Bogor dan SMAN 2 Cibinong, silakan saja memakai mushaf berbasis aplikasi untuk memudahkan, tidak apa-apa," katanya.
Asalkan, kata Mukri, setiap hal yang diucapkan, dilihat dan didengar mengenai agama jelas sumbernya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Begitupun untuk siar agama melalui artikel ataupun buku dan lainnya. dia menyatakan, selama itu memberi kebaikan bagi masyarakat dengan tidak melanggar aturan agama, dipersilakan.
"Jadi silakan saja, meskipun kebanyakan yang saya temui masih menggunakan buku atau Al Quran manual," katanya.
Kemudian, katanya pula, baik gambar, video dan aksi porno memang sudah susah dikendalikan. Karena itu pihaknya mendukung adanya pengembangan aplikasi yang dapat mengendalikannya.
"Lanjutkan terus, kami mendukung. Itu sangat bermanfaat untuk kemaslahatan umat dan umat Islam khususnya," kata kyai kawakan MUI Kabupaten Bogor itu.
Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa untuk semua elemen masyarakat yang menggunakan berbagai aplikasi di telepon selular dan lainnya agar menjauhkan diri dari hal yang kurang bermanfaat.
MUI Bogor Dukung Aplikasi Penyensor Gambar Porno
Senin, 13 Juni 2016 16:39 WIB
Kami menyambut adanya informasi pengembangan aplikasi penyensor gambar porno oleh adik-adik mahasiswa IPB.
