Sukabumi, (Antara Megapolitan) - Produksi ikan laut segar dari hasil penangkapan yang dilakukan nelayan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali meningkat pascapaceklik ikan selama satu tahun terakhir.
"Hasil tangkapan ikan meningkat mencapai 150 persen, awalnya sejak Januari-April produksi setiap bulan hanya 400 ton, tetapi saat ini mulai Mei dan Juni mencapai di atas 800 ton hingga 1.000 ton," kata Kepala Seksi Operasional Unit Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP) Tatang Suherman kepada Antara di Sukabumi, Rabu.
Menurutnya, minimnya hasil tangkapan ikan beberapa bulan terakhir di awal tahun antara lain disebabkan dampak Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 1 dan 2 tahun 2015 tentang alat tangkap dan ukuran ikan yang boleh ditangkap sehingga nelayan memilih tidak melaut.
Selain itu, gelombang tinggi menjadi penghambat nelayan untuk melaut padahal produksi ikan di tengah laut cukup banyak, tapi karena ada peraturan dan hambatan gelombang sehingga nelaan memilih tidak melaut. Namun, untuk saat ini hasil tangkapan ikan kondisinya sudah membaik.
"Tidak menutup kemungkinan pada bulan ini atau Juni total tangkapan ikan laut bisa mencapai 1.200 ton," tambahnya.
Di sisi lain, Tatang mengatakan adapun jenis ikan unggulan di Kabupaten Sukabumi khususnya Palabuhanratu, yakni tongkol, cakalang dan tuna, selain itu, layur, cumi, tenggiri pun salah satu komoditas ikan laut yang paling dicari serta untuk ekpor. Adapun negara tujuan ekspor ikan laut dari Sukabumi yakni ke Uni Eropa, Jepang dan Korea Selatan.
"Kami juga terus menggenjot produksi hasil tangkapan ikan oleh nelaya, tetapi tidak merusak lingkungan. Karena sumber daya ikan yang baru digunakan atau tereksploitasi sekitar 30 persen," katanya.
Produksi Ikan Laut Di Sukabumi Kembali Melonjak
Rabu, 24 Juni 2015 20:24 WIB
Ilustrasi, hasil tsngkapan ikan.(Foto Antaranews.com/Dok)
Tidak menutup kemungkinan pada bulan ini atau Juni total tangkapan ikan laut bisa mencapai 1.200 ton.
