Depok (ANTARA) - Muhammad Ilham Arif Sirojuddin, mahasiswa prodi Administrasi Keuangan dan Perbankan, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), berhasil meraih Juara 1 dalam ajang The 15th UI Studentpreneurs tingkat nasional lewat inovasi SmartMeet AI.
"Kami tidak berekspektasi untuk menjadi pemenang karena semua finalis memiliki ide-ide yang menarik. Namun, hal tersebut tidak mematahkan semangat kami untuk terus berjuang dan meraih Juara 1,” kata Ilham Arif Sirojuddin di kampus UI Depok, Jumat.
Ilham menyampaikan bahwa pembelajaran di kelas turut berkontribusi dalam keberhasilan ini.
Mata kuliah kewirausahaan, bisnis digital, dan pemasaran digital memperkuat pemahaman tim
dalam merumuskan model bisnis, mengembangkan produk berbasis teknologi, serta menyusun
strategi promosi.
Kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UI) tersebut mengusung tema “Momentum to Mastery: Pioneering Young Entrepreneurs Growth in
the Age of Transition”.
Kompetisi ini terdiri dari kompetisi Business Model Canvas, seminar kewirausahaan, serta Young Entrepreneur Summit (YES).
Inovasi SmartMeet AI tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya
poin ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta poin ke-9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.
Solusi berbasis kecerdasan buatan ini berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas kerja digital sekaligus mendorong ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi di Indonesia.
Ilham tergabung dalam tim bersama dua mahasiswa prodi Ilmu Administrasi Niaga (FIA UI),
Luthfi Ramadhan dan Wildan Firdaus.
Dari proses diskusi dan brainstorming, tim ini melahirkan gagasan inovatif SmartMeet AI, sebuah AI meeting orchestration yang dirancang untuk
meningkatkan efektivitas rapat melalui tiga fase: pre-meet, in-meet, dan post-meet. Ide ini lahir
dari pengalaman pribadi tim menghadapi rapat yang sering tidak efisien.
Kompetisi berlangsung selama kurang lebih empat bulan, dimulai dari babak preliminary yang
diikuti sekitar 450 tim melalui pengumpulan Business Model Canvas (BMC).
Selanjutnya, 300 tim terbaik melaju ke semifinal dengan mengirimkan proposal ide bisnis, hingga akhirnya terpilih 10 finalis terbaik yang mempresentasikan pitch deck dan video ide bisnis di hadapan dewan juri berlatar belakang venture capital.
Direktur Program Pendidikan Vokasi, Dr. Safrin Arifin, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Ilham dan tim.
Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UI
memiliki daya saing tinggi, tidak hanya dalam kompetensi teknis, tetapi juga dalam inovasi dan
kewirausahaan.
"Kami berharap keberhasilan Ilham dan tim menjadi pemantik semangat bagi
mahasiswa lainnya untuk berani berkompetisi, berkolaborasi lintas disiplin, dan menghadirkan
solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Baca juga: Mahasiswa Vokasi UI raih juara dua ajang The Ived 2026
Baca juga: Mahasiswa UI raih juara dua dalam ajang Techcomfest 2026
Pewarta: Feru LantaraEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026