Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Parigi Moutong (BPBD Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) terus menggenjot penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Avolua karena area terdampak semakin meluas.
"Dari hasil kaji cepat dilakukan tim reaksi cepat (TRC), area terdampak meluas dua kali lipat, yang sebelumnya 20 hektare kini menjadi 42 hektare," kata Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai dihubungi dari Palu, Rabu.
Ia mengemukakan, penanggulangan karhutla di bantu petugas pemadam kebakaran (damkar) Parigi Moutong, BPBD Sulteng, TNI/Polri, tim Manggala Agni Kementerian Kesehatan, aparat desa dan warga desa setempat.
Baca juga: Pemkab Gunung Mas Kalteng waspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan
Selain itu pihaknya juga di bantu tiga unit damkar, kemudian ditambah satu unit mobil tanki milik BPBD dan dua mobil tanki milik Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulteng.
"Masing-masing difungsikan sebagai penyuplai air untuk kendaraan damkar dan suplai air bersih. Saat ini kami juga sedang menunggu bantuan kendaraan dari pihak lain," ujarnya.
Ia memaparkan, 42 hektare lahan terdampak karhutla sebagian besar berada di perbukitan dan gunung, kondisi medan yang sulit dijangkau armada damkar menjadi tantangan dalam upaya penanganan.
Sejauh ini titik asap masih terlihat di gunung dan bukit, di tambah tiupan angin yang kencang pada siang hari bisa memicu kebakaran semakin meluas.
"Kami tetap berusaha mengambil langkah pemadaman, meski pun hanya dilakukan dengan cara menual. Tim Manggala Agni juga beberapa hari terakhir terus berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya di atas gunung," tutur Rivai.
Dilaporkan dari peristiwa itu tidak ada warga yang mengungsi, meskipun kabut asap mengganggu jarak pandangan masyarakat melakukan aktivitas.
"Semua sumber daya yang ada kami kerahkan untuk melakukan langkah penanggulangan. Semoga kerja keras ini membuahkan hasil yang baik," ucapnya.
Baca juga: Pemkab Aceh Barat tetapkan status darurat bencana kebakaran hutan dan lahan
Baca juga: Kemenhut lakukan pemadaman kebakaran hutan di sejumlah wilayah Kalbar
