Jakarta (ANTARA) - Medix perusahaan manajemen medis meluncurkan kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bertujuan agar konsumen di Indonesia dapat mengelola perawatan kesehatannya secara personal dan menyeluruh.
"Kami menjalin kemitraan baru dan meluncurkan aplikasi milik Medix yang sepenuhnya tersedia dalam Bahasa Indonesia," kata Founder dan CEO Medix Global Sigal Atzmon di Jakarta, Rabu, dalam diskusi bersama media dengan tajuk ”Perspektif Medix Tentang Lanskap Kesehatan Indonesia dan Bagaimana AI Mendefinisikan Ulang Layanan Kesehatan”.
Aplikasi Medix memanfaatkan solusi digital canggih untuk memastikan setiap konsumen di Indonesia dapat mengelola perawatan kesehatannya secara personal dan menyeluruh.
"Kami menghadirkan solusi yang tidak hanya meningkatkan hasil kesehatan, tetapi juga membantu mengendalikan inflasi biaya medis serta memastikan keberlanjutan sistem kesehatan. Dari perspektif ini, AI membuka peluang yang sangat besar. Saat ini kami bekerja sama dengan berbagai mitra untuk mengimplementasikan solusi inovatif yang benar benar memberikan dampak nyata bagi pasien, penyedia layanan, dan ekosistem kesehatan secara keseluruhan," ucap Sigal.
Menurut Sigal aplikasi Medix memanfaatkan AI dan analitik data yang dipadukan dengan sentuhan manusia untuk menghadirkan layanan kesehatan virtual yang personal, mulai dari navigasi perawatan, pencegahan, dukungan kesehatan mental, hingga menghubungkan pengguna dengan keahlian medis global melalui aplikasi.
Medix juga menganalisis data yang dipublikasikan dalam literatur medis mengenai dampak penggunaan clinical decision support berbasis large language model dalam praktik layanan kesehatan.
"Berbagai solusi kami telaah sebagai lapisan pengaman bagi tenaga medis, khususnya dalam mengidentifikasi potensi bias dan kesalahan dalam dokumentasi maupun pengambilan keputusan klinis," ucap Sigal.
Selain itu, AI dapat terintegrasi secara efektif dalam alur kerja klinis, dengan berperan aktif hanya saat dibutuhkan dan memperkuat pertimbangan klinis. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tenaga medis yang didukung solusi AI cenderung melakukan lebih sedikit kesalahan, baik dalam proses diagnosis maupun dalam rekomendasi pengobatan.
Sigal menambahkan layanan yang diberikan mulai dari radiologi dan patologi berasis AI, analisis data genetik, validasi pedoman medis, hingga penyaringan uji klinis global serta analisa metadata, perangkat kami telah dirancang untuk menguji setiap opini medis secara cermat, baik penilaian dari rumah sakit maupun nakes terpercaya. Bersama dengan ahli medis kami, perangkat tersebut dapat mengungkap hasil terbaik bagi para pasien. Sehingga, perangkat ini bukan hanya sekadar melengkapi tim medis kami, namun juga memberdayakan mereka.
Chief Business Officer Medix Global Jonathan Sternberg juga memperjelas pentingnya kualitas dan transparansi dalam layanan kesehatan.
“Solusi berbasis AI dan data mampu mentransformasi seluruh rantai nilai bagi konsumen kesehatan dan asuransi kesehatan. Kita perlu beralih dari sekadar mengejar tren inflasi biaya medis, menuju pemberian sarana bagi masyarakat untuk mengelola kesehatannya secara personal, transparan, dan berkelanjutan; mulai dari pencegahan, penanganan kondisi medis, hingga pemilihan layanan yang tepat. Dalam banyak kasus di Indonesia, pasien sebenarnya dapat dirawat dengan sangat baik di dalam negeri dengan biaya yang jauh lebih rendah dibanding di luar," ucap Jonathan.
Terlepas dari performa ekonomi Indonesia yang mengesankan, terjadi inflasi terhadap biaya medis sebesar 13-20% per tahun yang menunjukkan ketidaksinambungan, ini berisiko membuat semakin banyak masyarakat tidak mampu mengakses perlindungan kesehatan yang memadai, alih-alih meningkatkan penetrasi asuransi.
"Saya sangat mengapresiasi bagaimana perusahaan asuransi serta Otoritas Jasa Keuangan secara aktif mengevaluasi tantangan ini. Kami menantikan untuk melanjutkan kolaborasi ini di tahun 2026 dan seterusnya, karena masih banyak pekerjaan penting yang perlu dilakukan," ucap Jonathan.
Sejak hadir di Indonesia pada 2019 dan mendukung para konsumen kami selama lebih dari 12 tahun melalui kantor pusat regional, Medix berhasil membantu 20.3% anggotanya terhindar dari biaya yang tidak perlu serta tindakan medis besar yang sebenarnya dapat dihindari. Selain itu, 51% anggota menerima rencana perawatan yang lebih akurat dan personal, sementara Medix memberikan dampak pada proses diagnosis dalam 21.7% kasus medis.
Program layanan kanker kami telah menyelamatkan dan berdampak pada begitu banyak nyawa dengan memberikan hasil penanganan yang baik, yaitu sebanyak 37% kasus. Dalam layanan perawatan preventif, Medix berhasil menghindari atau mengurangi skrining yang tidak diperlukan pada 54.1% kasus. Dari mereka yang menjalani skrining, 27.5% teridentifikasi memiliki risiko sedang hingga tinggi terhadap kondisi sindrom metabolik, sehingga memungkinkan intervensi yang lebih tepat sejak dini.
Pada manajemen penyakit kronik, Medix telah menghasilkan hasil signifikan dengan 37% kasus mengalami penyembuhan total dari kondisi kronis, 92% kasus mengalami perbaikan indikator kesehatan dalam 6 bulan, termasuk kondisi tekanan darah (BP) dan HbA1c (Hemoglobin A1c) yang membaik. Sebanyak 87% klien kami juga telah mengubah gaya hidupnya sesuai rekomendasi Medix dan disiplin dalam menerapkannya.
Klien Medix di Indonesia mencakup perusahaan asuransi terkemuka, perusahaan reasuransi, broker, serta korporasi besar.
Indonesia tetap menjadi salah satu pasar yang difokuskan Medix di Asia Tenggara dan kami berkomitmen untuk memastikan sistem kesehatan negara ini terus berkembang, dapat diakses semua orang, dan berkelanjutan.
