Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat )NTB) Lalu Muhamad Iqbal menekankan perguruan tinggi harus menjadi benteng budaya dan mampu menjaga eksistensi jati diri bangsa di tengah arus teknologi dan digitalisasi.
"Perguruan tinggi harus memiliki diferensiasi atau pembeda. Lulusan yang keluar tanpa keunikan sulit mendapatkan tempat di masyarakat," ujarnya di sela-sela wisuda Institut Elkatarie di Mataram, Senin.
Iqbal menyampaikan apresiasi atas kehadiran Institut Elkatarie yang memiliki kekhasan dengan mengintegrasikan nilai budaya dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi keilmuan. Pendekatan tersebut menjadi pembeda penting bagi lulusan di tengah persaingan global.
"Institut Elkatarie ini memiliki kekuatan karena mempertemukan ilmu agama dan budaya sebagai ilmu dasar," kata Iqbal.
Di awal wisuda dilaksanakan prosesi unik. Lima orang perwakilan wisudawan terbaik diberikan "sembeq buraq" yang dipimpin oleh Pengrakse MAS HL. Sajim Sastrawanaan. "Sembeq buraq" mengandung makna pemberkatan kepada para wisudawan.
"Transformasi akhlak dalam perspektif budaya menjadi ciri khas Institut Elkatarie, yang diwujudkan melalui integrasi kurikulum keislaman, kearifan lokal, dan praktik budaya dalam proses akademik," katanya.
Perguruan tinggi harus jadi benteng budaya
Selasa, 30 Desember 2025 10:31 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal. ANTARA/HO-Pemprov NTB.
