Depok (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Depok, Jawa Barat, Ade Supriatna mempertanyakan pembatalan pembangunan Masjid Jami Al Quddus di Jalan Margonda dengan alasan merupakan program pemerintahan kota sebelumnya meskipun telah dianggarkan dan direncanakan sebagai bagian dari kebutuhan warga.
"Program pembangunan yang sudah tertuang dalam dokumen resmi negara seharusnya tidak dibatalkan hanya karena pergantian pemerintahan," katanya di Kota Depok, Rabu, mempertanyakan.
Ia mengatakan periodisasi kepemimpinan seharusnya menjamin kesinambungan pembangunan.
Untuk it, menurut Ade, kedewasaan politik dan keberlanjutan pembangunan, terutama dalam konteks perubahan kepemimpinan daerah, merupakan hal yang penting.
"Pemimpin yang baru sebaiknya menghormati apa yang sudah direncanakan pendahulunya, sehingga pembangunan Kota Depok akan berjalan lebih mulus dan berkelanjutan," katanya.
Ade Supriatna yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kota Depok menyatakan komitmen untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang bersih, peduli, dan profesional dalam membangun Kota Depok yang lebih maju dan bermartabat.
"Dengan semangat kolaborasi dan kedewasaan politik, PKS melalui kader-kader terbaiknya di DPRD Kota Depok berkomitmen untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang bersih, peduli, dan profesional," kata Ade Supriatna.
Ia mengingatkan pemimpin daerah yang meskipun berasal dari partai politik, ketika sudah menjadi pejabat publik, harus tampil sebagai negarawan berpikir untuk melayani seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Ade Supriyatna menjelaskan berbagai pencapaian positif Pemerintah Kota Depok, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Tiga komponen tersebut merupakan indikator utama peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus mengalami kemajuan.
Ade memberikan apresiasi Pembangunan Depok Open Space (DOS) di depan Balai Kota Depok yang dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya dilanjutkan dengan berbagai kegiatan masyarakat hingga penerapan car free day di Jalan Margonda.
"Ini merupakan keberlanjutan yang perlu diberi apresiasi," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Depok gelar Eco-Sharing Penghijauan Jalan Margonda untuk kelestarian lingkungan
Baca juga: Pemerintah Kota Depok pastikan keamanan pangan Program MBG
