Jakarta (ANTARA) - Federasi Bola Voli Iran (IRIVF) mengonfirmasi pemain tim nasionalnya Saber Kazemi mengalami mati otak pascakolaps di Qatar pada pertengahan Oktober 2025.
"Tim medis mengonfirmasi adanya kematian otak. Namun, perangkat medis terus terhubung dan Saber masih hidup," tulis IRIVF, dikutip dari akun media sosial resminya @irivf di Jakarta, Kamis.
IRIVF pun meminta semua pihak untuk mendoakan Kazemi dan menghormati privasi keluarganya.
Pihak IRIVF menyatakan, tim dokter Iran sudah melakukan segala cara untuk memulihkan kondisi otak Kazemi tetapi semua upaya gagal.
Sebelum dirawat di Iran, Kazemi sudah mendapat penanganan di Doha, Qatar, di bawah pengawasan profesor saraf dan otak terkemuka.
Kazemi secara mendadak tidak sadar seusai menjalani pemulihan setelah latihan pramusim di kolam renang di Qatar pada pertengahan Oktober 2025.
Tenaga kesehatan langsung memberikan pertolongan pertama dan merujuknya ke salah satu rumah sakit di Doha, di mana Kazemi dinyatakan koma.
Saber Kazemi, yang berusia 26 tahun, merupakan salah satu bintang bola voli Iran yang memperkuat tim nasional sejak tahun 2018.
