Karawang (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat perputaran uang dalam kegiatan Bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp1,68 miliar selama sepekan atau sudah jauh melampaui target yang ditetapkan.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Karawang, Dindin Rachmadhy, di Karawang, Jumat menyampaikan Bazar UMKM di lapangan Karangpawitan yang digelar dalam memperingati Hari Jadi ke-392 Kabupaten Karawang berlangsung selama dua pekan, mulai 1-14 September 2025.
Selama pekan pertama dilaporkan, perputaran uang di Bazar UMKM yang diikuti 100 stan dengan jumlah total 628 tenant itu sudah menembus angka Rp1,68 miliar.
"Perputaran uangnya cukup tinggi. Bahkan sudah jauh melampaui target," katanya.
Semula target perputaran uang di Bazar UMKM sebenarnya hanya Rp1,4 miliar selama dua pekan. Namun baru pekan pertama sudah mencapai Rp1,68 miliar.
Ia mengatakan, sesuai dengan data yang dihimpun di lapangan, selama sepekan pertama itu, dari hari ke hari perputaran uang di Bazar UMKM mengalami peningkatan cukup signifikan.
Seperti pada Senin pekan pertama Bazar UMKM, perputaran uangnya mencapai Rp37 juta. Kemudian meningkat menjadi Rp71 juta pada hari berikutnya, hingga menembus angka Rp201 dan pada Sabtu perputaran uangnya mencapai Rp296 juta.
Catatan tersebut baru berdasarkan atas laporan selama pekan pertama. Jadi jika tren itu terus berlanjut hingga pekan kedua, maka perputaran uang di lokasi Bazar UMKM Karawang bisa menembus angka Rp2,3 sampai Rp2,5 miliar.
"Ini menandakan perekonomian bergerak di masyarakat. Daya beli yang tinggi bagus untuk kemajuan UMKM di daerah ini," katanya.
