Jakarta (ANTARA) - Tim nasional selancar ombak Indonesia melakukan penyesuaian fisiologis atau aklimatisasi menjelang International Surfing Association (ISA) World Surfing Games 2025 di El Salvador yang berlangsung pada 5-14 September.
"Penyesuaian aklimatisasi karena perbedaan waktu -13 jam dengan waktu WIB. Pengenalan medan. El Salvador terutama lokasi La Bocana terkenal dengan ombaknya yang tidak menentu titik pecahnya," ujar pelatih kepala timnas surfing Indonesia Arya Subyakto kepada Antara melalui pesan instan, Jumat.
World Surfing Games tahun ini menampilkan peselancar terbaik dunia. Sebanyak 22 atlet Olimpiade akan hadir, termasuk peraih medali emas Paris 2024 Kauli Vaast dari Prancis.
Ajang tersebut merupakan penentuan unggulan untuk tahun-tahun mendatang, yang berpotensi berdampak langsung pada siapa yang akan lolos ke LA 2028, demikian federasi internasional selancar ombak.
Indonesia mengirim lima atlet yakni Dhany Widianto, I Made Pajar Ariyana, Taina Angel Izquierdo, Dhea Natasya, dan Kailani Johnson. Sementara pelatih Dylan Amartha dan pelatih fisik Gabriela Mackanic.
Upacara pembukaan ISA World Surfing Games 2025 berlangsung Jumat, kompetisi 6-13 September, final dan penutupan pada 14 September 2025
