Ambon (ANTARA) - Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Maluku Freddy Leiwakabessy menekankan kepada para mahasiswa baru perguruan tinggi itu untuk menyiapkan diri dengan tekun menjadi agen perubahan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang lebih baik pada masa mendatang. 

"Mahasiswa untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin, wirausaha, dan agen perubahan dengan terus meningkatkan kapasitas diri," katanya di Ambon, Selasa.

Pada masa mendatang, kata dia, mereka harus menunjukkan eksistensi berbeda, mampu mengelola diri, berkolaborasi, dan menciptakan lapangan kerja.

Unpatti menerima 5.764 mahasiswa baru pada Tahun Ajaran 2025-2026. Mereka mengikuti pembukaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dipusatkan di Aula Rektorat Unpatti.

Baca juga: Unpatti selenggarakan konferensi penutur Bahasa Indonesia

Ia menyebut jumlah mahasiswa baru tersebut sedikit lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah mahasiswa baru Unpatti pada 2024 yakni 5.693 orang.

Hal itu, katanya, menunjukkan peningkatan minat para lulusan SMA atau sederajat dari seluruh Indonesia untuk berkuliah di Unpatti.

Ia menyebut jumlah mahasiswa baru yang diterima tahun ini sekitar seperempat dari lebih 20 ribu pendaftar.

“Kesempatan ini adalah anugerah. Ada doa, kerja keras, dan pengorbanan orang tua di balik keberhasilan kalian. Jangan sia-siakan. Empat tahun ke depan saya ingin mewisuda seluruh 5.764 mahasiswa ini,” katanya dalam acara tersebut.

Baca juga: Guru besar Universitas Pattimura kaji dampak fitoplankton terhadap perikanan Maluku

PKKMB Unpatti 2025 di Ambon, Selasa (26/8/2025) (ANTARA/HO-Dedy Azis)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yulianto dalam sambutan secara daring kegiatan itu, menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru Unpatti.

Ia menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mencerdaskan bangsa dan mendorong daya saing global.

Baca juga: Unpatti tambah lima guru besar

“Hari ini kalian memulai dunia baru, bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi bagian dari sistem pendidikan tinggi yang memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami ingin kalian menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi bagi tantangan bangsa,” kata dia.

Ia juga menekankan pentingnya literasi digital, teknologi, dan kemanusiaan, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“PKKMB harus menjadi ruang yang aman, inklusif, dan mendukung. Dari kampus inilah akan lahir generasi yang siap melangkah menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

 



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026