Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menyiapkan 15 cabang lomba kesenian untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Jember, Jawa Timur, melalui ajang Pekan Seni Mahasiswa Internal Kampus (Peksimika) yang diikuti 114 mahasiswa dari delapan fakultas.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unpatti Nur Aida Kubangun di Ambon, Provinsi Maluku, Rabu, mengatakan Peksimika bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan panggung ekspresi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya.
“Seni mampu menyatukan perbedaan menjadi sebuah harmoni. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unpatti bukan hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki rasa budaya dan kreativitas,” katanya.
Baca juga: Unpatti berkomitmen perkuat literasi pertanian
Ia mengatakan para mahasiswa telah menunjukkan bakat, kreativitas, dan kemampuan dalam berbagai cabang lomba seni yang dipertandingkan. Para juara nantinya mengikuti seleksi tingkat daerah bersama perguruan tinggi lain di Maluku sebelum mewakili daerah pada Peksiminas di Jember.
“Nantinya akan ada 15 mata lomba di Peksiminas, kami berharap doa dan dukungan untuk mengharumkan nama Maluku,” ujarnya.
Sebanyak 15 cabang lomba yang dipersiapkan Unpatti, yakni baca puisi putra, penulisan puisi, penulisan cerpen, penulisan lakon, monolog, tari, fotografi, melukis, komik strip, desain media cetak, desain media sosial, solo dangdut, solo seriosa, solo pop, dan vocal group.
Ia mengatakan Peksimika penting untuk terus dilanjutkan karena menjadi bukti bahwa mahasiswa dari lintas disiplin ilmu mampu menghasilkan karya seni berkualitas.
“Ini menjadi bukti bahwa seni bersifat universal dan memiliki tempat di hati siapa saja meski berasal dari disiplin ilmu yang berbeda,” katanya.
Baca juga: Universitas Pattimura Maluku libatkan mahasiswa KKN dampingi UMKM desa
Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar terus berkarya dan menjaga budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Kampus yang unggul hidup dari mahasiswa yang berkarakter. Saya titipkan pesan teruslah berkarya, teruslah menjaga budaya,” katanya.
Rektor Unpatti Freddy Leiwakabessy mengatakan kampus memiliki tanggung jawab membangkitkan multiple intelligence atau kecerdasan majemuk yang dimiliki setiap mahasiswa, termasuk bidang seni dan budaya.
“Kampus harus mampu membangkitkan multiple intelligence pada mahasiswa karena itu dimiliki oleh setiap orang, tinggal mana yang menonjol,” katanya.
Oleh karena itu, ia meminta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan untuk terus mengaktifkan unit kegiatan mahasiswa (UKM) di berbagai bidang guna meningkatkan minat dan bakat mahasiswa.
Baca juga: Universitas Pattimura maksimalkan potensi lulusan untuk Indonesia Emas 2045
Menurut dia, kegiatan seni mahasiswa menjadi ruang penting dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Ia juga mengungkapkan pihak kampus mulai membangun jejaring dengan berbagai pihak di Jakarta, Bandung, dan Surabaya untuk membuka peluang pengembangan talenta mahasiswa Unpatti.
“Saya sudah sampaikan ke WR III untuk mencari vendor-vendor di Jakarta, Bandung atau Surabaya yang berminat dengan talenta, Unpatti sedia. Ini kesempatan dan harus dilanjutkan untuk mendapatkan bakat luar biasa dari anak-anak kita,” ujarnya.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026