Kabupaten Bogor (ANTARA) - Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor terus memperkuat komitmen dalam konservasi satwa, khususnya gajah, melalui berbagai program edukasi dan perawatan intensif.
Saat ini, sebanyak 41 ekor gajah terdiri atas 11 jantan dan 30 betina dirawat di Taman Safari Bogor. Dari jumlah tersebut, 33 ekor merupakan hasil kelahiran di lokasi konservasi tersebut.
“Dari rasa suka terhadap hewan, timbul keinginan merawat hewan, khususnya gajah,” kata Effendi, salah satu mahout senior di Taman Safari Bogor, Senin.
Upaya perawatan gajah dilakukan secara ketat setiap hari, mulai dari pemeriksaan kesehatan, kebersihan kandang, hingga pemenuhan kebutuhan nutrisi.
Setiap hari, tim mahout menyiapkan delapan ton rumput, 500 kilogram pisang untuk dua hari, 450 kilogram pelet herbivora, dan 70 butir kelapa muda untuk memenuhi kebutuhan makan para gajah, khususnya anak gajah.
Baca juga: Taman Safari Bogor meluncurkan program "Safari Goes to School"
Baca juga: Taman Safari Bogor hadirkan promo spesial pada ajang "HAPPY PAW"
Pengecekan rutin dilakukan setiap pagi hari, meliputi kondisi fisik, kotoran, dan lingkungan sekitar. Selain itu, para gajah juga diberikan kesempatan untuk mandi lumpur dan bermain di area terbuka, guna menjaga kesehatan kulit dan suhu tubuh.
Perawatan tersebut mengacu pada prinsip Five Domains of Animal Welfare, yakni nutrisi, lingkungan, kesehatan, perilaku alami, serta kesejahteraan mental.
“Kesehatan mental juga menjadi perhatian. Interaksi dengan mahout dan lingkungan yang menyerupai habitat alami sangat penting untuk kesejahteraan gajah,” kata Effendi.
Selain perawatan, Taman Safari Bogor juga menggelar pertunjukan edukasi bertajuk Elephant Edutainment Show setiap hari pukul 11.00-16.15 WIB. Pertunjukan ini mengangkat kisah penyelamatan gajah dari ancaman perburuan liar, sekaligus mengedukasi pengunjung tentang pentingnya konservasi.
Menurut pihak TSI Bogor, gajah merupakan satwa kunci atau keystone species yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Baca juga: Taman Safari tak ingin dikaitkan aduan eks pemain sirkus OCI
Taman Safari Bogor juga menyediakan program Behind The Scene (BTS) Tour, yang mengajak pengunjung melihat langsung proses perawatan satwa, termasuk kunjungan ke rumah sakit hewan. Program ini tersedia dalam dua pilihan, yakni BTS reguler seharga Rp400.000 per orang untuk minimal 25 orang dan BTS VIP seharga Rp1 juta per orang untuk maksimal 24 orang.
Effendi menjelaskan, menjadi mahout atau perawat gajah bukan sekadar profesi biasa, tetapi memerlukan kesabaran, kepekaan, stamina, hingga ikatan emosional yang kuat dengan satwa yang dirawat.
“Kalau gajah sakit, kami juga ikut khawatir dan tidak bisa tidur,” katanya.
Taman Safari Bogor berharap, upaya konservasi yang dilakukan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya melindungi satwa dan ekosistem.*
