JakartaKinerja Polri Dalam MBG (ANTARA) - Ketua Umum Forum Koordinasi Penegak Hukum (Forkogakum) Dr. Tasrif M. Saleh, SH., MH menanggapi pujian Presiden Prabowo yang dialamatkan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) karena telah mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prabowo Subianto telah menyerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalencana Wira Karya kepada Wakapolri Dedi Prasetyo, dan Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri. Dan akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Tasrif, berbagai penghargaan dan kehormatan yang diterima oleh institusi Polri tersebut bukan sekedar apresiasi, namun juga sebagai sinyal bahwa institusi Polri akan tetap berada di bawah kekuasaan Presiden.

"Berbagi penghargaan dan kehormatan yang diberikan kepada Polri sebagai sinyal kuat Polri berada di bawah Presiden. Bahkan Prabowo sejauh ini pasang badan untuk Polri," kata Ketua Umum Forkogakum Dr. Tasrif M. Saleh dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Tasrif melanjutkan, bahwa ketika Prabowo berpidato secara terbuka di ruang publik untuk membela Polri atas kerusakan citra oleh ulah oknum. Secara simbolik menegaskan bahwa Prabowo pasang badan untuk membela Polri dari berbagai serangan yang merusak citra Polri selama ini.

"Presiden Prabowo dalam pidatonya menyebutkan bahwa upaya yang merusak citra Polri selama ini ialah pekerjaan pendengung atau Buzzer. Keperpihakan ini semakin menguatkan loyalitas Polri kepada Prabowo," ujarnya.

Kendati Prabowo mendukung Polri, Akademisi Universitas Jayabaya ini juga mengingatkan bahwa institusi reformasi ini tidak boleh cepat berbesar hati. Namun pembelaan Prabowo tersebut harus dijadikan bara atau pelecut semangat bagi Polri untuk senantiasa meningkatkan peranan dan fungsinya kepada bangsa dan negara.

"Polri tidak boleh jumawa karena Prabowo mendukung Polri. Pujian ini harus menjadi bara dan pembakar semangat untuk meningkatkan peranan kepada bangsa dan negara, terutama tugas dan fungsi pokoknya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Tasrif.

Untuk diketahui, Prabowo menyampaikan pembelaan terbuka terhadap institusi Polri di tengah derasnya kritik publik yaitu ketika meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Polri pada Jumat 13 Februari 2026 kemarin di Palmerah, Jakarta Barat.

Selain itu, yang diresmikan oleh Prabowo juga yaitu 18 gudang ketahanan pangan, serta peletakan batu pertama pembangunan 107 SPPG Polri. Acara tersebut turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan berbagai jajaran kepolisian.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026