• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Kamis, 15 Januari 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Indonesia dan UEA bahas kerjasama pusat data hingga waste-to-energy

      Indonesia dan UEA bahas kerjasama pusat data hingga waste-to-energy

      34 menit lalu

      Pengamat: Pilkada lewat DPRD beresiko lahirkan pemimpin tanpa legitimasi

      Pengamat: Pilkada lewat DPRD beresiko lahirkan pemimpin tanpa legitimasi

      38 menit lalu

      KPK usut proses penurunan nilai PBB tahun 2023 PT Wanatiara Persada jadi Rp15,7 M

      KPK usut proses penurunan nilai PBB tahun 2023 PT Wanatiara Persada jadi Rp15,7 M

      40 menit lalu

      KPK dalami komunikasi intens anggota DPRD Iin Farihin dengan ayah Ade Kuswara

      KPK dalami komunikasi intens anggota DPRD Iin Farihin dengan ayah Ade Kuswara

      53 menit lalu

      Petrokimia Gresik terima tiga penghargaan K3

      Petrokimia Gresik terima tiga penghargaan K3

      7 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Antam pastikan pekerja aman usai kejadian asap berkadar ga beracun di tambang Pongkor

      Antam pastikan pekerja aman usai kejadian asap berkadar ga beracun di tambang Pongkor

      8 jam lalu

      Bupati Bogor buka ruang seluas-luasnya bagi investor taat aturan

      Bupati Bogor buka ruang seluas-luasnya bagi investor taat aturan

      23 jam lalu

      Pemkab Bogor: Pembebasan jalan tambang didukung hibah dari pengusaha

      Pemkab Bogor: Pembebasan jalan tambang didukung hibah dari pengusaha

      14 Januari 2026 05:50

      Aktivitas tambang di Bogordibuka kembali usai ditutup KDM

      Aktivitas tambang di Bogordibuka kembali usai ditutup KDM

      14 Januari 2026 05:48

      Pemkot Depok ingatkan warga untuk antisipasi cuaca ekstrem

      Pemkot Depok ingatkan warga untuk antisipasi cuaca ekstrem

      12 jam lalu

      Pemkot Depok raih predikat Pelayanan Prima dari KemenPANRB

      Pemkot Depok raih predikat Pelayanan Prima dari KemenPANRB

      14 Januari 2026 05:46

      Pemkot Depok siapkan beasiswa untuk 200 mahasiswa kurang mampu

      Pemkot Depok siapkan beasiswa untuk 200 mahasiswa kurang mampu

      13 Januari 2026 13:03

      Sambut 100 tahun masehi NU, PCNU Depok gelar Jalan Santai Kebangsaan berhadiah Umroh

      Sambut 100 tahun masehi NU, PCNU Depok gelar Jalan Santai Kebangsaan berhadiah Umroh

      12 Januari 2026 22:39

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      2 Januari 2026 15:03

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      30 Desember 2025 10:07

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      28 Desember 2025 05:58

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      27 Desember 2025 07:41

      Baznas Bekasi salurkan bantuan untuk korban puting beliung Muaragembong

      Baznas Bekasi salurkan bantuan untuk korban puting beliung Muaragembong

      12 jam lalu

      Pemkab Bekasi tinjau ke sejumlah titik banjir pastikan kebutuhan warga terpenuhi

      Pemkab Bekasi tinjau ke sejumlah titik banjir pastikan kebutuhan warga terpenuhi

      16 jam lalu

      Bappeda sebut program MBG pacu perputaran ekonomi warga Kabupaten Bekasi

      Bappeda sebut program MBG pacu perputaran ekonomi warga Kabupaten Bekasi

      17 jam lalu

      Pemkab Bekasi reaktivasi secara bertahap kepesertaan PBI JKN

      Pemkab Bekasi reaktivasi secara bertahap kepesertaan PBI JKN

      17 jam lalu

      Banjir terjang ribuan rumah 14 desa di Karawang

      Banjir terjang ribuan rumah 14 desa di Karawang

      58 menit lalu

      Bupati Karawang naikkan honor bagi guru PPPK paruh waktu

      Bupati Karawang naikkan honor bagi guru PPPK paruh waktu

      18 jam lalu

      Dinas PMD: Dana desa yang diterima Karawang pada 2026 turun Rp49 miliar

      Dinas PMD: Dana desa yang diterima Karawang pada 2026 turun Rp49 miliar

      23 jam lalu

      Pemkab Karawang tata jaringan kabel utilitas udara yang semrawut

      Pemkab Karawang tata jaringan kabel utilitas udara yang semrawut

      13 Januari 2026 13:07

  • Kesehatan
    • Seorang anak perempuan di NTB positif Super Flu

      Seorang anak perempuan di NTB positif Super Flu

      32 menit lalu

      Dinkes Aceh Tamiang pastikan program pengasapan lokasi pengungsian berlanjut

      Dinkes Aceh Tamiang pastikan program pengasapan lokasi pengungsian berlanjut

      9 jam lalu

      Dinkes Kabupaten Sumedang siagakan puskesmas antisipasi kasus Super Flu

      Dinkes Kabupaten Sumedang siagakan puskesmas antisipasi kasus Super Flu

      16 jam lalu

      BPOM instruksikan Nestle Indonesia stop sementara distribusi formula bayi

      BPOM instruksikan Nestle Indonesia stop sementara distribusi formula bayi

      17 jam lalu

      Dokter sebut teknologi robotik bisa bantu angkat tumor ginjal minim invasif

      Dokter sebut teknologi robotik bisa bantu angkat tumor ginjal minim invasif

      19 jam lalu

  • Iptek
    • Tampilan baru Kia Carens segmen MPV dukung mobilitas keluarga Indonesia

      Tampilan baru Kia Carens segmen MPV dukung mobilitas keluarga Indonesia

      27 menit lalu

      Kia bakal hadirkan segmen MPV listrik pada akhir 2026

      Kia bakal hadirkan segmen MPV listrik pada akhir 2026

      7 jam lalu

      Sejumlah karateristik hingga pola pendekatan pelaku child grooming

      Sejumlah karateristik hingga pola pendekatan pelaku child grooming

      7 jam lalu

      Universitas Islam As-Syafi'iyah dorong program magang internasional lewat kolaborasi lintas negara

      Universitas Islam As-Syafi'iyah dorong program magang internasional lewat kolaborasi lintas negara

      8 jam lalu

      Dukung transformasi digital pendidikan, PIJAR sukses kawal 85 ribu ujian digital di 31 provinsi

      Dukung transformasi digital pendidikan, PIJAR sukses kawal 85 ribu ujian digital di 31 provinsi

      12 jam lalu

  • Artikel
    • Dispensasi kawin diperketat, pakar soroti dampak perkawinan anak

      Dispensasi kawin diperketat, pakar soroti dampak perkawinan anak

      37 menit lalu

      Akhir kisah tiang monorel mangkrak puluhan tahun

      Akhir kisah tiang monorel mangkrak puluhan tahun

      8 jam lalu

      Era baru penggunaan Dana Desa

      Era baru penggunaan Dana Desa

      13 jam lalu

      Menjaga NTB dari ulah jaringan penyelundupan manusia

      Menjaga NTB dari ulah jaringan penyelundupan manusia

      18 jam lalu

      Indonesia menuju era teknologi bawah air

      Indonesia menuju era teknologi bawah air

      23 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Jakarta diprakirakan diguyur hujan seharian pada Kamis

      Jakarta diprakirakan diguyur hujan seharian pada Kamis

      50 menit lalu

      Gunung Semeru kembali luncurkan awan panas guguran dan banjir lahar hujan

      Gunung Semeru kembali luncurkan awan panas guguran dan banjir lahar hujan

      7 jam lalu

      Polda Aceh berikan bibit tanaman kepada warga terdampak banjir

      Polda Aceh berikan bibit tanaman kepada warga terdampak banjir

      8 jam lalu

      Badan Geologi Kemen ESDM minta warga patuhi radius bahaya Gunung Soputan

      Badan Geologi Kemen ESDM minta warga patuhi radius bahaya Gunung Soputan

      8 jam lalu

      Wali Kota Banjarmasin lakukan normalisasi sungai cegah banjir

      Wali Kota Banjarmasin lakukan normalisasi sungai cegah banjir

      9 jam lalu

  • Wisata
    • Pemkab Belitung kembangkan kawasan wisata estetik di Pantai Tanjungpendam

      Pemkab Belitung kembangkan kawasan wisata estetik di Pantai Tanjungpendam

      24 menit lalu

      Pemkab Badung Bali mulai tata kawasan wisata pasir Pantai Kuta

      Pemkab Badung Bali mulai tata kawasan wisata pasir Pantai Kuta

      7 jam lalu

      Cuaca buruk jadi kendala BPBD evakuasi korban di Gunung Slamet

      Cuaca buruk jadi kendala BPBD evakuasi korban di Gunung Slamet

      8 jam lalu

      Dishub hentikan sementara penyeberangan ke Kepulauan Seribu

      Dishub hentikan sementara penyeberangan ke Kepulauan Seribu

      18 jam lalu

      Kerjasama Banyuwangi dengan InJourney diharapkan tingkatkan pariwisata dan penerbangan

      Kerjasama Banyuwangi dengan InJourney diharapkan tingkatkan pariwisata dan penerbangan

      14 Januari 2026 05:53

  • Internasional
    • Rusia sebut UE gunakan Iran untuk alihkan perhatian publik dari isu Greenland

      Rusia sebut UE gunakan Iran untuk alihkan perhatian publik dari isu Greenland

      43 menit lalu

      Jerman kritik Rusia dan China yang mendukung pemerintah Iran

      Jerman kritik Rusia dan China yang mendukung pemerintah Iran

      8 jam lalu

      Menlu Spanyol: Solusi untuk Ukraina belum jelas

      Menlu Spanyol: Solusi untuk Ukraina belum jelas

      8 jam lalu

      PM Jepang berniat bubarkan Majelis Rendah untuk gelar pemilu dalam waktu dekat

      PM Jepang berniat bubarkan Majelis Rendah untuk gelar pemilu dalam waktu dekat

      9 jam lalu

      Malaysia akan terlibat langsung dalam misi Global Sumud Flotila ke Jalur Gaza

      Malaysia akan terlibat langsung dalam misi Global Sumud Flotila ke Jalur Gaza

      16 jam lalu

  • Olahraga
    • Bojan tidak terlalu pikirkan predikat juara paruh musim Persib Bandung

      Bojan tidak terlalu pikirkan predikat juara paruh musim Persib Bandung

      32 menit lalu

      Inter Milan tetap di peringkat pertama klasemen setelah taklukkan Lecce 1-0,

      Inter Milan tetap di peringkat pertama klasemen setelah taklukkan Lecce 1-0,

      41 menit lalu

      Bayern Muenchen masih kokoh di puncak klasemen Liga Jerman usai hantam Koln 3-1

      Bayern Muenchen masih kokoh di puncak klasemen Liga Jerman usai hantam Koln 3-1

      47 menit lalu

      Napoli  ditahan imbang Parma, gagal kembali ke jalur kemenangan

      Napoli ditahan imbang Parma, gagal kembali ke jalur kemenangan

      47 menit lalu

      Senegal melaju ke final Piala Afrika 2025 setelah kalahkan Mesir 1-0

      Senegal melaju ke final Piala Afrika 2025 setelah kalahkan Mesir 1-0

      56 menit lalu

  • Foto
    • Pelanggaram lalin di Jabar meningkat sepanjang tahun 2025

      Pelanggaram lalin di Jabar meningkat sepanjang tahun 2025

      Jumat, 9 Januari 2026 8:59

      Pemanfaatan kolong flyover menjadi area publik di Bogor

      Pemanfaatan kolong flyover menjadi area publik di Bogor

      Kamis, 8 Januari 2026 11:30

      Pengumuman kelahiran anak Giant Panda pertama di Indonesia di TSI Bogor

      Pengumuman kelahiran anak Giant Panda pertama di Indonesia di TSI Bogor

      Selasa, 6 Januari 2026 20:39

      Peningkatan volume penumpang KRL Commuter Line

      Peningkatan volume penumpang KRL Commuter Line

      Senin, 5 Januari 2026 21:27

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Aksi bebersih dan penertiban PKL di Alun Alun Kota Bogor

      Sabtu, 3 Januari 2026 21:27

  • Video
    • Panda lahir di Bogor, tonggak konservasi & perkuat diplomasi RI-China

      Panda lahir di Bogor, tonggak konservasi & perkuat diplomasi RI-China

      Rabu, 7 Januari 2026 13:19

      Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      Warga resah biawak masuk permukiman, Damkar siap bertindak

      Jumat, 2 Januari 2026 8:40

      Arus balik wisata Puncak diperkirakan berlangsung hingga 4 Januari

      Arus balik wisata Puncak diperkirakan berlangsung hingga 4 Januari

      Kamis, 1 Januari 2026 11:57

      Polemik Kebijakan  Prabowo Selama 2025

      Polemik Kebijakan Prabowo Selama 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 11:46

      Car-free night, tahun baru di Jalur Puncak bakal bebas kendaraan

      Car-free night, tahun baru di Jalur Puncak bakal bebas kendaraan

      Rabu, 31 Desember 2025 9:03

Cofiring Biomassa: Memberi penerangan dari yang terabaikan

Oleh Tim ANTARA Rabu, 18 Juni 2025 21:06 WIB

Cofiring Biomassa: Memberi penerangan dari yang terabaikan

Pekerja membongkar biomassa sebagai sumber energi terbarukan melalui proses cofiring di PLTU Nagan Raya, Aceh, Selasa (29/4/2025). (ANTARA/Khalis Surry)

Jakarta (ANTARA) - Transisi ke energi hijau menjadi salah satu langkah pemerintah Indonesia untuk menanggulangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim yang sudah ada di depan mata.

Indonesia menargetkan persentase penurunan emisi gas rumah kaca dari 17,02 persen pada 2023 ke 18,37 persen di tahun 2025, dan mencapai 21,12 persen pada 2029 (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional/RPJMN 2025-2029).

PT PLN (Persero), BUMN yang mengemban tugas menyediakan pasok listrik ke seluruh penjuru negeri, melakukan berbagai cara untuk mengurangi penggunaan energi fosil dan mulai beralih ke energi hijau.

Sejak tahun 2020, perusahaan pelat merah ini secara bertahap mengurangi penggunaan batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar pencampur. Teknologi ini disebut cofiring biomassa.

Biomassa adalah bahan organik yang berasal dari makhluk hidup yang dapat digunakan sebagai sumber energi. Limbah pertanian, limbah kayu, sampah organik, dan kotoran hewan adalah beberapa contoh biomassa.

Di dalam laporan tahunan PLN 2024, ada 47 PLTU yang telah mengimplementasikan cofiring biomassa guna menghasilkan daya listrik 1,67 juta Megawatt hour (Mwh). Teknologi tersebut memang baru menyumbang bauran Energi Baru Terbarukan atau EBT sebesar 1,86 persen, namun ini diklaim mampu menurunkan emisi karbon sebesar 1,87 juta ton CO2 pada tahun tersebut.

Konsumsi biomassa untuk PLTU mencapai 1,62 juta ton, tumbuh signifikan dari 1 juta ton pada 2023. Bahan bakunya mayoritas berasal dari limbah kayu, limbah pertanian dan perkebunan, serta bahan bakar jumputan padat (BBJP).

Transisi energi dengan memanfaatkan biomassa, selain akan mengurangi emisi karbon, juga diklaim memberi manfaat ekonomi bagi rumah tangga masyarakat sekitar.

Tim ANTARA mencoba menelusuri bagaimana cara PLN memenuhi pasokan cofiring biomassa, sekaligus untuk membuktikan klaim tersebut.

 

Keterkaitan kaum marginal

Rini Andriati (kiri) bersama warga lainnya mengumpulkan limbah sekam padi untuk kebutuhan sumber energi terbarukan di Desa Pasie Teungoh, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Selasa (29/4/2025). (ANTARA/Khalis Surry)

Merah jingga cahaya fajar baru saja merekah di ufuk timur, saat suara riuh anak-anak yang bersiap ke sekolah terdengar dari balik dinding sebuah rumah mungil di Desa Ranto Panjang Timur, Kecamatan Mereubo, Kabupaten Aceh Barat. Tangan Rini Andriati tampak lincah menyapu lantai sambil mondar-mandir menyiapkan bekal dan seragam sekolah untuk kedua buah hatinya.

“Sehari-hari saya siapkan kebutuhan anak-anak dulu, nyuci baju, nyapu, antar anak ke sekolah, baru bersiap berangkat ambil sekam,” kata Rini pada awal Mei.

Ibu rumah tangga ini punya rutinitas baru sejak setahun terakhir ini, yakni mengumpulkan sekam padi untuk bahan baku cofiring biomassa. Dalam sehari ia mampu membawa pulang uang Rp150.000 hingga Rp200.000, jumlah yang cukup besar untuk menopang hidup keluarganya. Apalagi suaminya hanyalah buruh serabutan.

Ia menyisihkan sebagian upahnya untuk membeli sepeda motor. Meski hanya skuter bekas, itu adalah kendaraan bermotor pertama yang dimiliki keluarga Rini. Dengan motor itu ia menempuh perjalanan 10 menit dari rumah menuju pabrik penggilingan padi di Desa Pasie Tengoh. Hamparan sekam padi terlihat menggunung di belakang bangunan utama kilang padi itu.

Di sana Rini tak sendiri, ada beberapa ibu-ibu yang sama cekatan seperti dirinya. Mereka memakai galon plastik bekas air minum untuk menyerok sekam ke karung. Mereka melakoni pekerjaan itu mulai pagi hingga jelang senja, bahkan kadang sampai larut malam.

“Kadang baru jam 11 malam pulang ke rumah karena kalau malam enggak panas terik, jadi lebih mudah kita kumpulin sekamnya,” kata perempuan 36 tahun itu.

Sekarung sekam dihargai Rp3.000 oleh PT Kurma Karya Global, salah satu mitra PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) untuk memasok biomassa ke PLTU Nagan Raya, Aceh. Rini rata-rata mampu mengumpulkan 50 hingga 70 karung isi 15 kilogram sekam dalam sehari, tergantung kondisi cuaca dan tenaganya.

Kalau hujan, sekam basah itu susah diambil. Bisa luka tangan dan kaki Rini karena kulitnya tersayat sekam. Kalau cuaca terik, kendalanya abu sekam membuatnya batuk-batuk dan gatal-gatal. Tapi itu semua tetap dijalaninya karena sebanding dengan apa yang didapatkannya.

“Saya ingin punya rumah sendiri dari hasil kerja ini. Supaya tidak lagi menumpang,” lanjut Rini yang selama ini tinggal di rumah aset milik desanya.

Sekitar 50 warga setempat kini dapat pemasukan dari kerja mengumpulkan dan mengangkut sekam padi. Mayoritas pekerja adalah perempuan kaum marginal yang selama ini terpinggirkan dari aspek ekonomi, seperti ibu rumah tangga, janda korban konflik, dan mantan pasukan inong balee (perempuan) Gerakan Aceh Merdeka alias GAM.

"Kami bayar Rp3.000 per karung dengan berat 15 kilogram, kadang ada dari mereka kumpul sampai 100 karung dalam sehari," kata pemilik PT Kurma Karya Global, Muzakir.

Ada perubahan pola pikir masyarakat terhadap sekam padi yang dahulu dianggap limbah. Selain itu, program cofiring biomassa juga membantu mengatasi masalah sekam padi yang menumpuk di penggilingan beras.

"Dulu pemilik kilang padi setiap bulan ‘buang uang’ Rp450 ribu buat bayar mobil untuk membuang sekam. Sekarang mereka malah bisa dapat tambahan pemasukan dan masyarakat sekitar juga dapat pekerjaan," ujar Muzakir.

Program cofiring biomassa PT PLN juga menjadi solusi masalah limbah serbuk sisa penggergajian kayu (sawdust) di Kalimantan Barat. Setiap musim hujan, Sungai Duri yang menjadi pembatas alami Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Mempawah di Kalimantan Barat sering meluap dan membawa limbah serbuk sawdust hingga ke Desa Duri.

Namun kini sawdust yang selama ini menumpuk di ujung desa, justru menjadi sumber pendapatan baru bagi sebagian besar warga setempat yang dulu berprofesi sebagai pencari kayu di hutan.

Sella, ibu muda berusia 21 tahun warga Desa Duri 2, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, adalah salah satunya.

Siang itu, dengan kaki telanjang Sella menyekop sawdust ke dalam karung-karung hingga penuh. Ia tak memedulikan terik matahari yang menyengat.

Pekerjaan itu jauh lebih baik ketimbang mencari kayu di hutan yang pendapatannya tak menentu. Dulu ia butuh waktu berhari-hari hingga kayu cukup banyak untuk bisa dijual. Belum lagi tantangan cuaca dan jalur sungai yang sering menyulitkan perjalanannya.

"Dulu saya cari kayu cerocok ke hutan, satu jam naik perahu. Sekarang tinggal kumpulkan sawdust depan rumah," ujar Sella sambil tersenyum.

Ada puluhan ibu rumah tangga di kampung itu yang kini juga menggantungkan hidup dari limbah sawdust seperti Sella. Dalam sehari, mereka bisa mengumpulkan 50 hingga 60 karung yang dihargai Rp4.000/karung oleh PT Senator Karya Manages (SKM), mitra PLN dalam penyediaan bahan cofiring biomassa untuk PLTU. Artinya, rata-rata mereka mendapat penghasilan Rp200.000 hingga Rp240.000/hari.

Jika di Kalimantan Barat warga mendapat 'cuan' dari limbah sawdust, jauh di ujung timur Indonesia, warga di Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua mendapat manfaat ekonomi dari mengumpulkan kayu-kayu yang hanyut dan berserakan di pantai.

Tim ANTARA bertemu dengan Olaf Akwan bersama seorang rekannya yang dengan bersemangat tengah mengumpulkan batang-batang kayu hanyut di sepanjang Pantai Skouw Sae yang terkenal dengan garis pantai lurus serta pasir putihnya.

Menurut Olaf, kayu-kayu tersebut tersebut berasal dari aliran Sungai Kali Tami yang terbawa ke perairan Muara Tami, yang berada di wilayah Samudera Pasifik dan berbatasan dengan negara tetangga, yakni Papua Nugini (PNG).

Dalam sehari Olaf bersama beberapa warga lainnya dapat mengumpulkan sekitar 100-300 batang kayu hanyut yang kemudian dijual ke pihak pengepul, yakni pemilik truk. Dari pengepul ini kayu tersebut dipasok ke PT Surya Muda Laksana, selaku perusahaan mitra PT PLN EPI penyuplai serpihan kayu (woodchip) untuk PLTU Holtekamp, Papua.

Mereka menerima pembayaran per minggu yang kemudian dibagi rata sesuai dengan jumlah warga yang ikut dalam proses pengumpulan batang kayu tersebut.

“Pendapatannya lumayan, lebih baik dibandingkan dengan kerja serabutan yang beberapa waktu lalu, baik saya maupun beberapa warga jalani,” kata Olaf.

Olaf dan warga lainnya sebelumnya bekerja serabutan, seperti menjadi tukang ojek, sopir angkutan umum, dan pengumpul kelapa di Pasar Skouw Wutung di wilayah Perbatasan RI-PNG. Program cofiring biomassa tersebut sangat membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Pantai Skouw dengan keindahan pasir putihnya meliputi tiga kampung, yakni Skouw Sae, Skouw Yambe, dan Skouw Mabo yang berada di kawasan perbatasan RI-PNG. Warga berharap pengumpulan batang kayu hanyut tersebut juga dapat membersihkan pantai mereka agar bisa jadi daya tarik wisata.

Mada Mallo, warga Skouw Mabo yang juga berprofesi sebagai pengepul kayu, mengatakan pantai di daerah itu kini terlihat lebih bersih. "Saya orang asli penduduk di Skouw Mabo dan telah bekerja menjadi pengepul kurang lebih tiga tahun, kini masyarakat mendapatkan manfaat dari program cofiring karena mereka juga bisa melihat Pantai Skouw Mabo ini menjadi lebih bersih," katanya.

Dengan bersihnya Pantai Skouw Mabo, maka masyarakat setempat akan memiliki peluang untuk membuka usaha di sektor pariwisata dengan menjadikan wilayahnya sebagai destinasi wisata baru.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Erid Rumansara mengatakan, program cofiring biomassa perlu dapat dukungan karena bahan baku yang digunakan berasal dari limbah kayu hanyut di Pantai Skouw. Oleh sebab itu, Dinas Parwisata Kota Jayapura meminta kepada seluruh masyarakat agar terus menjaga pantai yang ada di wilayah setempat tetap bersih.

“Dengan begitu akan menjadi daya tarik bagi bagi wisatawan nantinya,” kata Erid.

Menyatukan Keluarga

Syamsul Hadi menyusuri jalan yang basah diguyur hujan tadi malam untuk menuju gudang penyimpanan sawdust bahan baku cofiring biomassa. Tak jauh dari sana, suara mesin pencacah kayu memecah keheningan Desa Beber, yang berada di sebelah Barat Daya kaki Gunung Rinjani, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dua orang yang mengoperasikan mesin berbahan bakar diesel itu adalah Suhaidi dan Muhadan, masih famili Syamsul. Bagi Syamsul Hadi, PT Syahroni Rizki Mandiri yang didirikannya bukan sekadar entitas bisnis, melainkan juga ikhtiar untuk menyatukan keluarga di kampung halaman.

"Di sini yang tidak merantau hanya saya sendiri dan bapak saya,” kata pria berusia 33 tahun itu.

Himpitan ekonomi dan minimnya lapangan kerja membuat banyak warga NTB, termasuk di Desa Beber, terpaksa merantau ke luar negeri sebagai pekerja migran. Sayangnya banyak dari mereka berangkat lewat jalur non-prosedural, sehingga tak sedikit yang bernasib malang akibat dianggap “pendatang haram”.

Kondisi itu menjadi salah satu motivasi bagi Syamsul untuk membuka usaha sendiri yang bisa menampung keluarga besar dan tetangga-tetangga di desanya.

"Dulu pekerjaan di sini hanya petani dan beternak. Kalau musim bertani orang bisa ambil upah mencangkul. Jadi, mau tidak mau mereka kalau mau mengubah nasib harus pergi (merantau)," katanya.

Jauh sebelum memasok biomassa, Syamsul pernah menjadi sopir truk kayu gelondongan pada tahun 2008 hingga akhirnya mampu membangun perusahaan kayu sendiri yang menyuplai kayu ke pabrik triplek di Jawa Timur. Kini, dia menyuplai biomassa sebesar 4.000 sampai 5.000 ton/bulan ke PLTU Jeranjang dan PLTU Sumbawa Barat.

PT Syahroni Rizki Mandiri mempekerjakan 300 warga lokal, salah satunya adalah Suhaidi. Selama setengah tahun terakhir ia bekerja di perusahaan tersebut, setelah 25 tahun lamanya jadi buruh panen perkebunan kelapa sawit di Malaysia.

Pria berbadan tegap itu adalah paman Syamsul Hadi. Bagi pria 46 tahun ini, upah borongan bekerja di perusahaan ponakannya itu jauh lebih besar ketimbang standar upah minimum yang berlaku di Lombok Tengah maupun NTB. Lebih dari itu, ada perasaan bahagia yang tak ternilai harganya, yakni bisa dekat dengan keluarga.

“Bekerja di luar negeri sedih rasanya karena jauh dari keluarga,” kata Suhaidi sambil berharap program cofiring biomassa terus berlanjut agar warga yang kini mengadu nasib di berbagai negara bisa pulang.


Kecipratan rezeki

Warung nasi kecil di Desa Banyuglugur yang berdiri sejak 1978 itu seakan 'hidup' kembali. Daerah paling barat di Kabupaten Situbondo yang dahulu terkenal sepi, kini menggeliat semenjak ada program cofiring biomassa untuk PLTU Paiton, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Deasy Fajarwati setiap hari kini sibuk memasak di warung peninggalan ayahnya, yang berdampingan dengan tempat penyimpanan sementara (stockpile) serbuk gergaji untuk bahan baku cofiring biomassa milik PT Raja Muda Gemilang (RMG). Dari pagi hingga warung tutup jam 10 malam, tempat itu ramai pembeli yang mayoritas adalah pekerja stockpile, mulai dari kuli angkut, operator alat berat, hingga sopir dump truk pengangkut biomassa.

"Sebelum ada stockpile, warung kami hanya melayani pelanggan pekerja PLTU Paiton dan truk ekspedisi yang melintas. Itu pun kadang-kadang saja mereka membeli,” kata Deasy.

Seiring dibukanya lapangan kerja baru dari program cofiring biomassa sejak pertengahan 2023, omzet warung yang dikelola Deasy meningkat drastis dari Rp1 juta jadi Rp3 juta/hari.

"Alhamdulillah omzet warung saya bertambah tiga kali lipat,” katanya.

Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, ia tak lagi khawatir untuk memikirkan biaya kuliah anak pertamanya dan biaya sekolah anak keduanya yang baru masuk jenjang SMP.

Terinspirasi dari kisah sukses itu, seorang warga Desa Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, akhirnya memutuskan untuk membuka warung nasi di samping rumahnya untuk melayani para pekerja di fasilitas produksi woodchips PT RMG di Lumajang. Syakur, begitu ia biasa disapa, kebetulan rumahnya memang tidak jauh dari fasilitas produksi tersebut.

Pria berumur 56 itu akhirnya juga kecipratan rezeki dari dampak program cofiring biomassa. Warungnya sibuk melayani pesanan makan dan minum pekerja PT RMG. Hasil penjualannya cukup bagus untuk menambah pendapatan sehari-hari dari bekerja sebagai pedagang ayam potong di pasar.

"Pendapatan atau omzet per hari bisa mencapai Rp500 ribu. Alhamdulillah ini menjadi tambahan hidup keluarga dan biaya sekolah anak-anak," katanya.

Direkur Utama PT RMG Situbondo Wahyu Andrian menjelaskan bahwa perusahaannya mulai menyuplai bahan baku cofiring biomassa ke PLTU Paiton sejak pertengahan 2023 dan mampu mempekerjakan 646 orang. Ratusan tenaga kerja tersebut mulai dari internal, eksternal, operator alat berat eksavator, dan sopir truk yang tersebar di wilayah Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.

"Alhamdulillah dengan adanya program cofiring biomassa ini tercipta lapangan kerja baru, baik di area fasiltas produksi maupun di sekitar area kerja stockpile RMG," ujarnya.

Program cofiring biomassa memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang membentuk ekosistem yang saling kait-mengait. Ekosistem energi hijau itu membuka peluang baru, sampai ke urusan perut.


Keterkaitan ekosistem biomassa

PLN menargetkan untuk memperluas teknologi cofiring biomassa ke 52 PLTU pada tahun ini dan kebutuhan pasokan biomassa diproyeksikan mencapai 10,2 juta ton/tahun.

Namun, di tengah pertumbuhan positif transisi energi, tetap ada kekhawatiran akan ketersediaan sumber bahan baku cofiring biomassa yang berkelanjutan. Ini sebenarnya jadi peluang bagi perusahaan-perusahaan lokal untuk tumbuh membentuk ekosistem biomassa dari hulu sampai hilir.

Peluang inilah yang dimanfaatkan Wahyudi dengan mendirikan PT Senator Karya Maneges (SKM), perusahaan patungan di Provinsi Lampung yang merintis sistem rantai pasok bahan baku cofiring biomassa sejak 2023.

Ia mengubah lahan kosong seluas 1,2 hektare di Desa Gunung Rejo, Way Lima Kabupaten Pesawaran, Lampung menjadi pusat persemaian dan pembibitan tanaman akasia. Tempat itu memiliki kapasitas tanam mencapai 1,5 juta bibit dengan fasilitas berupa bedeng-bedeng persemaian sepanjang 30 meter.

Di kampung halamannya itu, Wahyudi berhasil membuka lapangan kerja bagi 653 kepala keluarga di sana. Rantai pasok bahan baku biomassa yang dibentuk PT SKM bertumpu pada pelibatan warga setempat dalam melakukan berbagai proses produksi dari hulu ke hilir.

“Saya belajar otodidak, tapi punya banyak kawan dan pernah kerja di penanaman (akasia),” kata Wahyudi yang mengaku hanya lulusan SMA.

Bibit tanaman akasia yang sudah mencapai tinggi 30-50 centimeter kemudian dikemas dan disalurkan ke masyarakat yang menjadi mitra PT SKM untuk proses penanaman. Warga yang memiliki lahan tidak produktif ataupun lahan kritis, akan diberikan bibit secara gratis dan dibantu dalam proses tanam serta perawatan hingga tanaman akasia siap dipanen saat usia 3-4 tahun.

“Pembibitan yang dilakukan sekarang merupakan cadangan bahan baku untuk lima tahun mendatang, dengan tentunya memanfaatkan lahan kritis tidak produktif. Ini menjadi salah satu bentuk menjaga lingkungan juga karena kita menanam,” ujarnya.

Kerja sama dengan mitra menggunakan sistem bagi hasil. PT SKM mencarikan pasar untuk batang besar pohon akasia ke pabrik mebel dan plywood, sedangkan sisa-sisa limbah pengolahan batang dan ranting jadi bahan baku biomassa. Limbah tersebut diolah menjadi woodchips di fasilitas pengolahan PT SKM di daerah Way Kandis, Kota Bandarlampung. Tempat itu dapat memproduksi berkisar 1.500-3.000 ton woodchips/bulan.

Karena masih perusahaan rintisan baru berskala kecil, ia mengatakan seluruh mesin yang digunakan untuk memproduksi woodchips merupakan perangkat rakitan sendiri, berbeda dari perusahaan besar yang mampu membeli mesin buatan luar negeri. Namun, dari situ ia bisa menyerap tenaga kerja dari desa untuk membuat mesin hingga mengoperasikannya. Pabrik itu secara rutin memasok bahan baku cofiring biomassa ke PLTU Tarahan dan PLTU Sebalang, Lampung sebanyak 1.500 ton/bulan bahkan bisa lebih.

Pembibitan akasia dengan mengedepankan tenaga kerja lokal itu mulai memperluas jangkauan dengan membuka lokasi pembibitan baru di Kota Metro Lampung, bahkan PT SKM juga menjadi pemasok bahan baku cofiring biomassa di Provinsi Kalbar dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Sebenarnya kami di sini membuat ekosistem sendiri, meski kapasitasnya tidak besar tapi cukup memenuhi permintaan pasar,” katanya.

Di daerah Konawe, Provinsi Sultra, PT SKM memanfaatkan tanaman lokal, yakni pohon gamal. Tanaman sejenis perdu yang punya nama latin Gliricidia sepium ini sebenarnya tumbuh subur di Indonesia, namun selama ini lebih dikenal sebagai tanaman pagar, peneduh, dan pohon penaung di kebun lada, kakao, dan kopi.

Pemanfaatan gamal sebagai bahan baku pencampur mulai diterapkan di PLTU Nii Tanasa, Kabupaten Konawe, sejak 2023. Rantai pasok di bagian hulu juga melibatkan masyarakat tempatan.

“Dari hasil pengumpulan kayu gamal itu, warga bisa memperoleh setidaknya sebesar Rp150 ribu untuk satu pengambilan pakai mobil pick-up yang digunakan perusahaan untuk mengangkut gamal ke tempat penggilingan,” kata Sakring, warga Desa Watudemba yang menjadi pengumpul kayu gamal.

Ia mengatakan kini warga mulai menanam pohon gamal karena selain cepat tumbuh, pohon tersebut juga tidak membutuhkan banyak perawatan. Hanya dalam kurun waktu sekitar 6-8 bulan pohon tersebut sudah bisa dipanen dan langsung dijual ke penampung.
Warga tidak perlu menebang habis pohon gamal, cukup diambil sesuai kebutuhan dan batang yang tersisa gampang tumbuh lagi.

"Gamal ini gampang tumbuh, setelah kami tebang dia akan muncul tunas. Setelah besar bisa dipanen lagi," katanya.

Di balik nyala listrik yang menerangi rumah-rumah, tersimpan kisah tentang tangan-tangan yang bekerja dalam senyap. Mereka bukan melulu teknisi, apalagi insinyur, melainkan orang-orang biasa yang mendapat manfaat dari ekosistem energi hijau. Mereka menopang program cofiring biomassa dari akar rumput.

Program cofiring biomassa tidak hanya mengubah arah pengelolaan energi nasional menuju energi bersih, melainkan juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat tempatan. Sesuatu yang sangat dibutuhkan di tengah ketidakpastian ekonomi seperti saat ini.


*Artikel ini dipersembahkan oleh ANTARA bermitra dengan PT PLN EPI dalam Liputan Khusus: Menelusuri Episentrum Energi Hijau Berbasis Kerakyatan dari Penerapan Biomassa di Indonesia

Tim Penulis: Khalis Surry, Narwati, Qadri Pratiwi, Novi Husdinariyanto, Sugiharto, La Ode Muh Deden Saputra, Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Perjuangan ibu rumah tangga di balik program "cofiring biomassa" PLTU

Perjuangan ibu rumah tangga di balik program "cofiring biomassa" PLTU

12 Oktober 2025 17:39

Papua manfaatkan kayu hanyut untuk cofiring biomassa

Papua manfaatkan kayu hanyut untuk cofiring biomassa

22 Mei 2025 08:29

Masdar UEA sebut PLTS Terapung Cirata jadi sorotan dunia

Masdar UEA sebut PLTS Terapung Cirata jadi sorotan dunia

16 jam lalu

Masdar UAE harap ekspansi PLTS Terapung Cirata mulai capai kemajuan konkret tahun ini

Masdar UAE harap ekspansi PLTS Terapung Cirata mulai capai kemajuan konkret tahun ini

13 Januari 2026 21:55

Pertamina NRE kolaborasi perusahaan China untuk proyek transisi energi

Pertamina NRE kolaborasi perusahaan China untuk proyek transisi energi

13 Januari 2026 10:59

Wamen PU: PSEL dapat kurangi beban timbunan sampah di TPA

Wamen PU: PSEL dapat kurangi beban timbunan sampah di TPA

9 Januari 2026 13:58

Presentasikan riset energi terbarukan, akademisi RI raih prestasi di Korea

Presentasikan riset energi terbarukan, akademisi RI raih prestasi di Korea

25 Desember 2025 10:42

Menanti hadirnya PLTS untuk irigasi di Nagari Tanjuang Barulak

Menanti hadirnya PLTS untuk irigasi di Nagari Tanjuang Barulak

3 Desember 2025 10:45

Terpopuler

Bupati Karawang naikkan honor bagi guru PPPK paruh waktu

Bupati Karawang naikkan honor bagi guru PPPK paruh waktu

Menko Pangan meninjau standar gizi MBG dan penyaluran serta keamanan pangan di Wonosobo

Menko Pangan meninjau standar gizi MBG dan penyaluran serta keamanan pangan di Wonosobo

Cuaca buruk, kapal Dishub DKI di Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara tidak beroperasi

Cuaca buruk, kapal Dishub DKI di Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara tidak beroperasi

Keberhasilan juarai Piala Liga Inggris bisa dongkrak performa City kejar Arsenal

Keberhasilan juarai Piala Liga Inggris bisa dongkrak performa City kejar Arsenal

Pemkab Bekasi luncurkan BOSS pangkas birokrasi izin

Pemkab Bekasi luncurkan BOSS pangkas birokrasi izin

Top News

  • Pemkab Belitung kembangkan kawasan wisata estetik di Pantai Tanjungpendam

    Pemkab Belitung kembangkan kawasan wisata estetik di Pantai Tanjungpendam

    24 menit lalu

  • Tampilan baru Kia Carens segmen MPV dukung mobilitas keluarga Indonesia

    Tampilan baru Kia Carens segmen MPV dukung mobilitas keluarga Indonesia

    27 menit lalu

  • Wolfsburg menang 2-1 atas St. Pauli pada pertandingan pekan ke-17 Liga Jerman

    Wolfsburg menang 2-1 atas St. Pauli pada pertandingan pekan ke-17 Liga Jerman

    28 menit lalu

  • Seorang anak perempuan di NTB positif Super Flu

    Seorang anak perempuan di NTB positif Super Flu

    32 menit lalu

  • Indonesia dan UEA bahas kerjasama pusat data hingga waste-to-energy

    Indonesia dan UEA bahas kerjasama pusat data hingga waste-to-energy

    34 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA