Jakarta (ANTARA) - Produser dari Imajinari Pictures Ernest Prakasa membahas potensi adaptasi film komedi laris asal Indonesia "Agak Laen" di kancah perfilman dunia ditangani oleh perusahaan film asal Korea Selatan, Barunson E&A.
Ernest dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, menjelaskan, rumah produksinya, Imajinari telah menjalin kerja sama hak cipta eksklusif dengan Barunson E&A, yang disebut memproduksi film pemenang Oscar "Parasite" (2019).
"Jadi, kalau ada negara lain yang berencana mengadaptasi 'Agak Laen' atau 'Tinggal Meninggal', Barunson yang akan 'handle'," kata Ernest.
Maksud Ernest, Barunson bertindak sebagai penghubung utama bagi studio global manapun yang tertarik untuk mengadaptasi kedua film tersebut.
Meskipun belum ada kepastian mengenai tawaran adaptasi, Barunson akan menjadi pihak yang mengelola seluruh proses kalau nanti memang ada ketertarikan untuk mengadaptasi film "Agak Laen" di luar negeri.
"Apakah nanti akan ada yang datang dan bilang, 'Saya mau dong adaptasi?' Belum tentu ada. Tetapi, kalaupun sampai ada, mereka (Barunson E&A) yang akan 'handle'," kata Ernest lagi.
Terkait aspek kreatif dalam adaptasi film tersebut, seperti keputusan bagaimana pakem pengambilan gambarnya, dan semacamnya, Ernest menyebut bahwa otonomi biasanya berada di tangan pihak yang mengadaptasi.
Namun, ia tidak menampik kemungkinan keterlibatan Imajinari untuk elemen-elemen cerita yang sifatnya sangat fundamental.
Penjelasan itu diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada publik mengenai mekanisme adaptasi film Indonesia di kancah global.
