Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan bahwa warga yang terdampak banjir genangan air akibat cuaca ekstrem beberapa hari lalu tetap dapat melaksanakan Shalat Idul Fitri dan merayakan Lebaran bersama keluarga.
Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah saat dikonfirmasi di Bantul, Senin mengatakan, setelah kejadian banjir melanda pemukiman penduduk pada Jumat (28/3) malam, begitu air surut warga langsung kembali ke rumah masing-masing.
"Kemudian melakukan pembersihan sisa sisa banjir secara mandiri yang juga dibantu oleh para relawan forum pengurangan risiko bencana (FPRB), sehingga pelaksanaan Shalat Ied dapat dilaksanakan dengan lancar," katanya.
Baca juga: Pemudik diminta hindari banjir rob jalur Pantura Demak
Dia mengatakan, begitu juga dengan perayaan Lebaran, warga yang sebelumnya sempat mengungsi karena banjir tetap dapat merayakan bersama keluarga, karena pasca-kejadian tersebut, situasi aman dan terkendali.
Dia mengatakan, akibat hujan intensitas lebat yang mengguyur Bantul pada Jumat (28/3) sejak sore hingga malam mengakibatkan 421 rumah terdampak, dengan rincian 408 rumah tergenang banjir, 10 rumah terdampak longsor dan tiga rumah tertimpa pohon tumbang.