Palembang (ANTARA) - Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara memadati Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk mengikuti rangkaian Ziarah Kubro, sebuah tradisi tahunan menyambut bulan suci Ramadhan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat setempat.
Pantauan di lapangan, Sabtu, menunjukkan arus kedatangan jemaah meningkat signifikan di sejumlah titik ziarah makam ulama dan auliya yang tersebar di sepanjang kawasan Seberang Ulu hingga 16 Ulu Palembang.
Seorang jemaah, Syukri Nur (33), mengatakan bahwa Ziarah Kubro merupakan agenda religi rutin yang digelar menjelang bulan suci Ramadhan guna mengenang jasa para ulama penyebar Islam di Palembang.
"Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat ukhuwah islamiyah antarjemaah. Tradisi ini tidak hanya diikuti masyarakat lokal, tetapi juga menarik perhatian peziarah dari Malaysia dan Brunei Darussalam," kata Syukri.
Sejumlah lokasi makam yang menjadi pusat kunjungan antara lain makam Habib Ahmad bin Syech Shahab, makam Al-Habib Aqil bin Yahya, serta makam para ulama besar di kawasan 3-4 Ulu dan Telaga Sewidak. Di lokasi tersebut, jemaah tampak khusyuk melantunkan doa, tahlil, dan salawat yang dipimpin oleh para habib dan ulama.
Pemerintah Kota Palembang bersama aparat keamanan telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran kegiatan, mulai dari pengaturan lalu lintas, penyediaan pos kesehatan, hingga pengamanan terpadu. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, dan relawan turut diterjunkan untuk mengantisipasi kepadatan jemaah.
"Ziarah Kubro ini merupakan kegiatan besar yang melibatkan puluhan ribu orang. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga ketertiban, kebersihan, serta mematuhi arahan petugas demi kenyamanan bersama," ujar Ibas Zen (44), jemaah lainnya.
Selain aspek religius, Ziarah Kubro memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti pedagang makanan, minuman, serta perlengkapan ibadah tampak memadati area sekitar lokasi ziarah.
Tradisi Ziarah Kubro 1447 Hijriah ini berlangsung selama tiga hari, 6-8 Februari 2026, dengan jadwal kegiatan sebagai berikut:
Sabtu, 7 Februari 2026 (19 Sya’ban 1447 H)
-
06.00–10.00 WIB: Haul Al Faqihil Muqoddam Tsani (12–16 Ulu).
-
18.00–20.00 WIB: Pertemuan di Kampung Al Munawar.
Minggu, 8 Februari 2026 (20 Sya’ban 1447 H)
-
06.30–08.15 WIB: Ziarah Kubro Ulama dan Auliya Palembang Darussalam (Sei Bayas, 8 Ilir).
-
08.15 WIB–selesai: Wisata Bahari.
-
16.00–19.00 WIB: Penutupan di Benteng Kuto Besak (BKB) dan Makam Kyai Muara Ogan.
Pewarta: M. Imam PramanaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026