Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, meresmikan pembukaan 12 sekolah lansia bina keluarga lansia (SLBKL) di setiap wilayah kecamatan setelah sebelumnya hanya ada satu di Cibodas dan diresmikan bulan Agustus 2024.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin di Tangerang, Rabu, mengatakan kehadiran sekolah lansia di tiap kecamatan merupakan bentuk kepedulian yang dituangkan melalui program pendidikan non-formal dan dirancang khusus agar Lansia tetap sehat, mandiri, dan berdaya guna.
"Program ini tidak hanya memberikan wawasan dan keterampilan baru, tetapi juga membangun lingkungan sosial yang mendukung kesejahteraan lansia," kata Pj Wali kota Nurdin saat meresmikan SLBKL Kecamatan Karawaci di Griya Harmoni Warga (GHW) RW 05 Kelurahan Nusa Jaya, Rabu.
Ia menjelaskan program tersebut sangat penting sebagai upaya untuk menjadikan lansia turut serta dalam pendidikan di SLBKL tersebut sebagai model dan panutan bagi lansia yang lain.
"Di Kota Tangerang ada 98.914 penduduk yang memasuki usia lanjut. Untuk itu, Pemkot memberikan perhatian khusus kepada para lansia ini agar terus dapat menghadapi berbagai tantangan. Dengan pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga membangun kebersamaan, semangat, dan kemandirian bagi para lansia khususnya di Kota Tangerang," katanya.
Baca juga: Mensos: Cek Kesehatan Gratis lengkapi BPJS
Baca juga: Ratusan lansia di Kampar dapat layanan pengobatan gratis