Biak (ANTARA) - Umat Buddha Dharma Kabupaten Biak Numfor, Papua, menyuguhkan hiburan atraksi tarian Barongsai dan pemasangan 1.000 lampion untuk menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili pada Rabu.
"Tarian Barongsai biasa ditampilkan saat perayaan Tahun Baru Imlek.Ya selain memberikan hiburan untuk warga Biak juga sudah menjadi tradisi warga etnis Tionghoa," ujar Pandito Majelis Buddha Dharma Biak Numfor Bante Prawira di Biak,Rabu.
Sedangkan untuk pemasangan 1.000 lampion, menurut dia, saat perayaan Imlek biasanya berwarna merah sebagai simbol menerangi kehidupan pada masa depan.
Bahkan warna merah pada lampion, lanjut Bante, sebagai lambang kesatuan, kemakmuran dan rezeki.
Bante menyebut, pemasangan lampion pada saat Imlek dipercaya akan memberikan jalan terang dan rezeki bagi para penggunanya.
Baca juga: Lebih 140 ribu wisatawan kunjungi Taman Margasatwa Ragunan selama liburan Isra Miraj dan Imlek
Baca juga: Yuk, ke TMII ada Festival Imlek 24 Januari - 2 Februari 2025