Peningkatan tersebut merupakan hasil dari Program Competitive Fund TA 2022 dari Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemdikbudristek.
"Prodi Teknik Kemasan di Polimedia sudah resmi berada di jenjang D4, sehingga kita akan akselerasi kompetensi lulusan agar naik kelas di industri" kata Direktur Polimedia Tipri Rose Kartika di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Peneliti IPB paparkan 3 konsep perkembangan teknologi kemasan
Transformasi prodi kemasan ini mewujudkan semangat Polimedia dalam mengembangkan industri kreatif melalui pemanfaatan teknologi. Terutama menyambut akselerasi menguatkan Industri 4.0 di Indonesia.
Prodi ini dikembangkan juga dengan dorongan dari industri yang menerapkan pembelajaran dengan konsep teaching factory. Indofood CBP menjadi salah satu mitra industri yang mengembangkan kurikulum teknik kemasan tersebut.
Kepala Jurusan Teknik Grafika Polimedia, Dwi Riyono mengatakan, transformasi D4 Teknologi Rekayasa Pengemasan ini tetap menerapkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, sehingga mahasiswa bisa lebih luwes dan semakin kreatif.
Baca juga: Diskumindag kota Sukabumi dorong pelaku IKM tingkatkan kualitas kemasan
"Adanya peningkatan jenjang ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah peminatan pada bidang kemasan. Selain itu juga mendorong diversifikasi karya yang akan dihasilkan oleh mahasiswa," katanya.
Pelaksanaan project based learning pun dapat dilakukan semakin matang, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.