Karawang, (Antara Megapolitan) - Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengambil contoh limbah di Desa Linggarsari yang diduga akibat aktivitas pengurasan minyak PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang, Rabu.
"Ada beberapa jenis limbah yang kami ambil di Desa Linggarsari, Kecamatan Cilamaya Kulon, untuk selanjutnya diuji laboratorium," kata Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Karawang Setya Dharma.
Jenis limbah yang diambil sebagai contoh itu di antaranya limbah cair, limbah dari tanah padat, serta limbah dari tanah lumpur. Semua jenis limbah itu diduga berasal dari PT Permina EP Subang, untuk kemudian diperiksa laboratorium.
Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Karawang mengambil contoh limbah tersebut setelah muncul keluhan dari para petani terkait rusaknya tanaman padi mereka.
Para petani menganggap rusaknya tanaman padi di Desa Linggarsari diduga kemasukan limbah dari aktivitas pengurasan minyak PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang.
Menurut dia, munculnya limbah dari aktivitas pengurasan minyak PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang untuk sementara ini masih belum pasti.
Begitu juga dengan kandungan kadar limbah yang dikeluhkan petani, masih belum diketahui sebab masih harus menunggu uji laboratorium.
Ia menyatakan, tim dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Karawang sudah ke lapangan untuk mengambil contoh limbah yang akan diuji laboratorium.
"Hasil uji laboratorium itu kemungkinan besar baru bisa diketahui pada dua pekan ke depan," kata Setya.
Diperkirakan, terdapat 1 hektare lahan persawahan yang terkena limbah tersebut. Dampaknya, areal sawah tersebut mengering dan tanaman padi menjadi rusak.
Sementara itu, para petani di Dusun Linggarsari, Desa Linggarsari, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, mengeluhkan tanaman padinya berkembang tidak wajar.
Diduga akibat terkena limbah dari aktivitas pengurasan minyak PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang, tanaman padi milik petani itu menjadi rusak.
Sejumlah petani mengakui air untuk mengairi sawah mereka menjadi keruh akibat cairan limbah tersebut. Bahkan, air di daerah tersebut mengakibatkan gatal-gatal jika mengenai kulit manusia.
BPLHD Karawang Ambil Contoh Limbah Pengurasan Pertamina
Rabu, 1 April 2015 20:32 WIB
Ada beberapa jenis limbah yang kami ambil di Desa Linggarsari, Kecamatan Cilamaya Kulon, untuk selanjutnya diuji laboratorium."
