"Jadwal Pilbup (Pemilihan Bupati/Pilkada) akan memasuki masa kampanye pasangan calon, dan kita masih terus menyiapkan logistik," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang Ahmad Mudofir, saat dihubungi Antara, Kamis.
Ia menargetkan logistik Pilkada Subang tersebut sudah terpenuhi pada akhir Agustus. Sebab, masa pemilihan akan digelar pada 8 September 2013.
Menurut dia, untuk logistik jenis kotak suara, pihaknya akan memanfaatkan kotak suara bekas Pilkada 2008 dan Pilgub 2013 yang jumlahnya sebanyak 13.000 kotak suara.
Sedangkan untuk logistik lainnya hingga kini masih dipersiapkan, dengan menggunakan anggaran yang sudah dialokasikan untuk keperluan Pilkada Subang.
Anggaran Pilkada Subang sendiri mencapai Rp35 miliar dengan asumsi terjadi dua putaran. Tetapi kalau satu putaran anggaran yang ditetapkan Rp25 miliar.
Untuk memfasilitasi 1.149.929 pemilih, KPU Subang sudah menyiapkan 2.725 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 30 kecamatan sekitar 245 desa.
Pemilihan kepala daerah atau pemilihan bupati/wakil bupati Subang yang akan digelar pada 8 September 2013 diikuti enam pasangan calon.
Keenam pasangan calon itu ialah pasangan Agus Masykur/Asep Rohman Dimyati (PKS-PAN), pasangan Makmur Sutisna/Asep Muslihat (Hanura dan 14 partai nonparlemen), KH Ahmad Juanda/Ade Suhaya (Partai Demokrat), serta pasangan Ojang Sohandi/Imas Aryumningsih (PDIP-Golkar).
Dua pasangan calon bupati/wakil bupati lainnya dari calon perseorangan ialah Atin Supriyatin-Nina Nurhayati, dan pasangan Riza Hanafi-Ade Kosasih.
Menurut Mudofir, kampanye akan berlangsung selama 12 hari sejak 22 Agustus sampai 4 September 2013. Pada hari pertama kampanye akan dilakukan dengan penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan calon yang digelar di Gedung DPRD Subang.
"Pada akhir masa kampanye akan digelar debat calon yang rencananya disiarkan langsung salah satu TV Swasta daerah," katanya.
Pewarta: Oleh M. Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.