Dinkes Depok waspada penyakit ISPA akibat sebaran abu vulkanik
- 10 September 2026 23:39
Pekerja membersihkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bergerak ke arah Timur Laut–Selatan pada ketinggian permukaan hingga 20.000 kaki dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. ANTARA Megapolitan/Arif Firmansyah.
Pekerja membersihkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bergerak ke arah Timur Laut–Selatan pada ketinggian permukaan hingga 20.000 kaki dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. ANTARA Megapolitan/Arif Firmansyah.
Pekerja membersihkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bergerak ke arah Timur Laut–Selatan pada ketinggian permukaan hingga 20.000 kaki dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. ANTARA Megapolitan/Arif Firmansyah.
Pekerja membersihkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bergerak ke arah Timur Laut–Selatan pada ketinggian permukaan hingga 20.000 kaki dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. ANTARA Megapolitan/Arif Firmansyah.