Makkah (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengoptimalkan ruang kendali transportasi berbasis digital yang beroperasi 24 jam penuh untuk mengawal keselamatan dan kelancaran mobilitas jamaah calon haji Indonesia.
Dari ruangan berukuran 6x4 meter yang berlokasi di Kantor Urusan Haji Indonesia Daker Makkah tersebut, pergerakan ratusan bus dipantau secara langsung melalui lima layar monitor berukuran besar.
Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah PPIH Arab Saudi Moh Afifuddin Zuhri menjelaskan bahwa teknologi GPS yang terintegrasi memungkinkan pemantauan presisi terhadap armada bus yang melintasi jalur Madinah-Makkah maupun sebaliknya.
"Digitalisasi layanan transportasi ini menjadi kunci agar pelayanan bisa maksimal dan memastikan kondisi jamaah calon haji aman selama perjalanan," ujar Afifuddin di Makkah, Selasa.
Baca juga: Pengabdian Fransiska seorang perawat layani tamu Allah di Tanah Suci
Ia menambahkan, jadwal estimasi perjalanan sering kali dinamis karena kecepatan setiap bus bervariasi.
Oleh karena itu, fitur pelacakan atau tracking menjadi instrumen vital untuk memantau posisi pasti armada bus, sekaligus mengantisipasi kendala di jalan seperti pemeriksaan oleh otoritas keamanan Arab Saudi.
Selain memastikan armada bus tidak salah arah, pemantauan digital ini sangat krusial untuk persiapan penyambutan jamaah calon haji di penginapan.
Melalui komunikasi radio (handy talky) tanpa henti, tim di ruang kendali terus memverifikasi data dan berkoordinasi dengan Daker Bandara serta operator bus.
Petugas layanan transportasi, Arudi, mengatakan bahwa pelacakan kilometer bus di jalan raya menjadi patokan utama bagi petugas di hotel untuk bersiaga.
Baca juga: PPIH pastikan kebutuhan fasilitas cuci dan jemur pakaian jamaah calon haji terpenuhi
Baca juga: Kesiapan infrastruktur di Armuzna dikebut rampung pada H-5 puncak haji
"Misalnya posisi bus berada di titik yang memperkirakan kedatangan kurang lebih dua jam lagi sampai di sektor, maka mereka (petugas) sudah siap-siap menyambut," ujar Arudi.
Koordinasi tersebut menjamin ketepatan waktu kedatangan serta memastikan kamar hotel dan konsumsi telah tersedia sempurna saat jamaah tiba.
Intensitas pergerakan jamaah calon haji tercatat terus meningkat. Pada Minggu (10/5) saja, ruang kendali ini sukses mengawal kelancaran migrasi 20 kelompok terbang (kloter).
Sebanyak 7.838 calon haji yang diangkut menggunakan 132 bus dari Madinah dipastikan tiba di Makkah dengan aman dan selamat berkat pantauan presisi teknologi transportasi tersebut.
Pewarta: Citro AtmokoUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026