Bekasi (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) fokue melakukan evakuasi korban akibat kecelakaan KA vs commuter line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur Kabupaten Bekasi, Senin (17/4/2026) malam. 

Kejadian tabrakan KA dengan commuter line itu terjadi sekitar pukul 20.50 WIB. 

KA yang terlibat dalam insiden itu adalah commuter line yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Pasar Turi Surabaya.

Petugas PT KAI dibantu personel keamanan kereta, Polri, TNI dan tim penyelamatan lainnya melakukan evakuasi penupang yang luka-luka dengan tandu. 

Suasana di Stasion Bekasi Timur malam itu sibuk luar biasa pasca insiden itu. 

Humas PT KAI Daop I Jakarta menyebutkan, pihaknya mendapat bantuan personel gabungan melakukan proses evakuasi korban, serta melakukan tahapan evakuais rangkaian KA di lokasi.

Pihaknya berusaha semaksimal mungkin sehingga operasional perjalanan KA dapat segera pulih. 

Penanganan dan keselamatan penumpang merupakan prioritas penangan pertama di lokasi. 

Belum diketahui jumlah pasti korban luka-luka dari kejadian itu. Para korban dilarikan ke RSUD Bekasi.


Sejumlah penumpang mengalami luka-luka dalam insiden kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine.

"CommuterLine mengalami hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi naik oleh petugas," kata penumpang selamat Heri di lokasi.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026