Karawang (ANTARA) - Polres Karawang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya kendaraan mikrobus di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 55 wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Selasa dini hari.
"Atas kesigapan pengemudi dan respon cepat petugas di lapangan, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka," kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, di Karawang, Selasa.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kebakaran diduga berasal dari korsleting pada bagian mesin kendaraan mikrobus bernomor polisi F 7558 FL.
Baca juga: Sebuah bus pariwisata hangus terbakar di jalan Tol Cipali pada Minggu sore
Saat kejadian, kendaraan yang dikemudikan Heru Dwi Santoso tengah melaju dari arah timur menuju barat. Pengemudi kemudian melihat kepulan asap muncul dari bagian belakang kap mesin, sehingga segera menepikan kendaraan ke bahu jalan sebelum api membesar.
“Pengemudi mengambil langkah tepat dengan menghentikan kendaraan begitu mengetahui adanya indikasi gangguan pada mesin. Situasi ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan serta pemeriksaan kendaraan secara berkala sebelum melakukan perjalanan jauh," katanya.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan cukup signifikan pada kendaraan dengan estimasi kerugian material mencapai Rp40 juta.
Petugas Satlantas Polres Karawang bersama Damkar langsung melakukan pengamanan lokasi, pendataan saksi, olah tempat kejadian perkara, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Bus Royal Trans terbakar di tol dalam kota Kelapa Gading, tak ada korban
Kini peristiwa tersebut di tangani pihak kepolisian Satreskrim Polres Karawang.
Atas kejadian itu, pihak kepolisian mengingatkan bagi seluruh pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, khususnya sistem kelistrikan dan komponen mesin yang berpotensi memicu kebakaran apabila tidak mendapatkan perawatan secara berkala.
“Polres Karawang mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan teknis kendaraan sebelum bepergian. Deteksi dini terhadap gangguan mesin dapat mencegah terjadinya kecelakaan maupun kebakaran kendaraan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya," katanya.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026