Jakarta (ANTARA) - Terminal Kampung Rambutan mencatat adanya kenaikan harga tiket bus menjelang Lebaran 2026, terutama untuk layanan bus non-ekonomi yang dipengaruhi oleh lonjakan permintaan penumpang.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain mengatakan kenaikan tarif sudah mulai terjadi sejak H-7 lebaran, dengan besaran berkisar antara 20 hingga 50 persen.
“Dari H-7 lebaran untuk angkutan lebaran, itu memang ada peningkatan harga tiket bus terutama yang kelas non-ekonomi. Saat ini ada peningkatan antara 20 sampai 50 persen dari hari biasa,” ujar Revi kepada wartawan, Rabu.
Ia menjelaskan, tarif bus kelas ekonomi tetap mengacu pada ketentuan pemerintah melalui perhitungan rupiah per kilometer yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan. Tarif tersebut juga tidak boleh melebihi batas atas dan batas bawah yang telah ditentukan.
Sementara itu, untuk bus non-ekonomi seperti bus AC, eksekutif, hingga sleeper, penentuan harga diserahkan kepada mekanisme pasar dan kebijakan masing-masing perusahaan otobus. Meski demikian, operator tetap diwajibkan mengikuti aturan batas tarif yang berlaku.
Revi menambahkan, setiap perusahaan otobus juga wajib mengumumkan kenaikan harga tiket, termasuk besaran kenaikan dan fasilitas yang diberikan kepada penumpang, melalui loket penjualan tiket.
“Supaya masyarakat bisa memilih layanan yang ada atau PO bus yang ada supaya apabila mungkin merasa kemahalan dia bisa memilih PO bus yang lain,” katanya.
Di sisi lain, terkait ketersediaan tiket, pihak terminal menyebut akan menyiapkan bus tambahan apabila terjadi lonjakan penumpang dan tiket reguler telah habis terjual, termasuk dari pemesanan daring.
"Nanti masyarakat silakan membelinya langsung ke secara offline ya ke loket penjualan tiket," ujar Revi.
Diketahui, puncak arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan diperkirakan terjadi pada hari ini, Rabu. Tercatat hingga pukul 13.00 sebanyak 3.018 penumpang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan. Diprediksi total penumpang yang berangkat hingga malam nanti berkisar antara 4.000 hingga 5.000 orang.
Baca juga: Setiket harapan dari Stasiun Pasar Senen menuju kampung halaman
Baca juga: Kemenhub gelar mudik gratis disabilitas di Terminal Kampung Rambutan
"Tujuan favorit pemudik masih sama antara lain Surabaya, Malang, kemudian Purwokerto, Pekalongan, Tegal, Cilacap, Yogyakarta. Jawa Barat itu Tasikmalaya, Garut, Cianjur, kemudian Sumatera itu Padang dan Palembang," tutur Revi.
Sebanyak 125-150 bis diberangkatkan dari terminal yang berlokasi di Jakarta Timur tersebut pada H-3 Lebaran 2026, hari ini. Terminal Kampung Rambutan juga menyiapkan unit bus tambahan guna memenuhi peningkatan jumlah pemudik.
Pewarta: Farhan Arda NugrahaEditor : Heri Sutarman
COPYRIGHT © ANTARA 2026