Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pemudik membeberkan alasannya memilih pulang H-2 sebelum hari Lebaran menggunakan bus dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

“Saya pergi bersama suami, anak dan ibu sambung saya. Sengaja berangkatnya hari ini saja,” kata Syanti (32) saat ditemui ANTARA di Jakarta, Kamis.

Syanti mengatakan ia memilih berangkat hari ini karena akan pulang ke rumah mertuanya di Sumedang, Jawa Barat. Menurutnya, berangkat mendekati hari H Lebaran cukup membantu dirinya tidak singgah terlalu lama di rumah mertua dan merepotkan keluarga lain di kampung halaman.

Ia juga memilih untuk membayar tiket secara langsung pada petugas bus CBU kurang lebih sebesar Rp100 ribu per orang dibandingkan membeli di loket atau mesin tiket, karena ada kemungkinan perbedaan harga.

Penumpang bis lainnya, Yani (37), ingin pulang ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah secepatnya. Namun, baru dapat ikut mudik karena suaminya masih masuk bekerja hingga kemarin malam.

“Suami saya masih masuk kemarin, makanya berangkat mepet. Mana bawa anak,” ujar Yani.

Ia membeberkan sudah membeli tiket secara daring seminggu sebelum waktu keberangkatan dan mendapatkan harga tiket sebesar Rp250 ribu per orang. Hal tersebut dia lakukan sebagai upaya antisipasi kehabisan ataupun mengalami lonjakan harga tiket.

Berbeda dengan Dinda (29) yang ingin pulang ke Purwokerto, Jawa Tengah dan membeli tiket langsung di tempat.

"Aku baru mau beli tiket di loket, soalnya baru banget kelar kerja jadi langsung ke sini. Untung banget keburu," ucap dia.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menambahkan bahwa jumlah penumpang yang datang ke tempatnya mulai mengalami penurunan dibanding Rabu (18/3) yang dinilai menjadi puncak mudik untuk Lebaran tahun ini.

"Hari ini penumpang diprediksi akan lebih menurun dibandingkan kemarin. Kalau kemarin itu sebanyak sekitar 5.336 orang, mungkin hari ini hanya lebih di atas 3 ribu ya sampai pukul 24.00 WIB nanti," ujar Revi.

Baca juga: Puncak mudik GT Cikatama lebih tinggi 7 persen dibanding tahun lalu

Baca juga: Pertamina siagakan 95 SPBU modular untuk urai kemacetan di jalur mudik

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pengelola Terminal Kampung Rambutan sejak pukul 00.00 sampai 13.00 WIB pada Kamis (19/3), sebanyak 1.259 penumpang berangkat dari lokasi tersebut.

Sebanyak 52 bus digunakan untuk mengangkut para penumpang ke destinasi tujuan mereka.

Masyarakat yang ingin membeli tiket dapat langsung mengunjungi situs resmi terminal maupun sejumlah aplikasi daring yang tersedia. Sementara bagi calon penumpang yang mau membeli tiket di tempat bisa di loket maupun mesin tiket yang disediakan di terminal tersebut.


 



Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026