Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson tak melihat perlunya peran apa pun dari negaranya dalam memastikan keamanan jalur pelayaran Selat Hormuz.

"Anda harus tetap tenang. Saat ini banyak pembicaraan, tetapi tidak relevan bagi Swedia untuk berpartisipasi," kata Kristersson seperti dikutip media daring Sweden Herald.

Pernyataan Kristersson itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bahwa aliansi itu menghadapi "masa depan yang sangat buruk" jika mereka gagal membantu Amerika mengamankan Selat Hormuz.

Kristersson mengatakan bahwa negara Nordik itu memiliki sedikit kemampuan untuk memengaruhi kawasan Timur Tengah. Sumber daya Swedia saat ini sedang difokuskan pada Ukraina, ujarnya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

 

Baca juga: Uni Eropa perkuat dukungan sektor energi di tengah konflik Timur Tengah

Baca juga: Israel akan kirim AL dukung Amerika untuk buka Selat Hormuz



Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026