Cianjur (ANTARA) - Volume kendaraan pemudik yang melintasi Cianjur, Jawa Barat, pada Senin di H-5 menjelang Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan.
Peningkatan volume didominasi oleh kendaraan pemudik jarak dekat tujuan kabupaten/kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah, sehingga pengamanan di 23 pos di sepanjang jalur tersebut lebih ditingkatkan.
Berdasarkan pantauan ANTARA, meningkatnya volume kendaraan pemudik yang melintas terlihat cukup tinggi pada dini hari dan petang hari, sehingga sejumlah antrean kendaraan terlihat di titik rawan macet mulai dari kawasan Puncak hingga Haurwangi perbatasan Bandung Barat.
Puluhan petugas terlihat melakukan pagar betis di sejumlah titik rawan macet seperti di Jalan Raya Cipanas, Cianjur, Ciranjang, Warungkondang, dan Gekbrong guna mengatur kelancaran arus yang melintas.
Peningkatan volume kendaraan pemudik terlihat di sejumlah tempat istirahat di sepanjang jalur Puncak-Cianjur, dimana pemudik memilih beristirahat sambil melaksanakan sholat sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
Pemudik dengan kendaraan roda empat tujuan Tasikmalaya, Nurjaman (39) mengatakan sengaja memilih pulang kampung lebih cepat karena setelah hari kedua lebaran akan kembali ke perantauan di Tanggerang untuk membuka usahanya.
Jalur Puncak-Cianjur dipilih karena hendak singgah ke rumah sanak saudaranya di wilayah Cianjur dan Cimahi sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman di kota Tasikmalaya.
"Setiap lebaran pasti lewat Cianjur karena menjemput saudara di Cianjur dan Cimahi untuk mudik bareng, jalur Cianjur masih nyaman dilalui karena udaranya dan banyak tempat yang bisa kami singgahi," katanya.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan volume kendaraan yang melintas mengalami kenaikan sekitar 10-15 persen terutama pada dini hari dan petang, namun arus kendaraan dapat melintas dengan normal dan lancar meski tersendat di sejumlah titik.
Pihaknya memprediksi arus mudik akan terus meningkat hingga H-2 lebaran, sehingga sejumlah upaya antisipasi dilakukan guna mencegah terjadinya macet di sepanjang jalur utama Cianjur termasuk melakukan rekayasa arus di kawasan Puncak-Cipanas dan kawasan Ciranjang-Haurwangi.
"Kami mengimbau pengendara terutama pemudik untuk tetap mematuhi aturan lalulintas dan mendengarkan anjuran petugas agar selamat sampai kampung halaman, serta mengutamakan keselamatan bukan kecepatan guna menghindari kecelakaan," katanya.
Baca juga: 40.523 kendaraan tinggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ pada H-6 Idul Fitri
Baca juga: 72.101 kendaraan tinggalkan Bekasi via Pantura H-6 Idul Fitri
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026