Depok (ANTARA) - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah menjamin keamanan data dalam melakukan transformasi digital agar sistem yang ada di UI cepat akurat dan melayani tanpa dibatasi ruang dan waktu.
"Transformasi digital dilakukan untuk mendapatkan satu standar yang sama satu data yang sama dan valid kemudian juga keamanan data yang terjamin serta sistem yang efektif dan efisien," kata Heri Hermansyah dalam sambutan peluncuran UI Digital Leap 2026 di Gedung Rektorat UI, Rabu.
Rektor menjelaskan dalam Direktorat transformasi digital itu ada bidang-bidang yang tugasnya mengawal security dari sistem informasi ini mereka melakukan pengawasan untuk melindungi data yang ada di dalam sistem tersebut.
Rektor menegaskan komitmen strategis Universitas Indonesia untuk melompat ke fase baru tata kelola institusi melalui UI Digital Leap 2026.
Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi merupakan kebutuhan strategis untuk memastikan UI tetap relevan, kompetitif, dan unggul di tingkat global.
Universitas kelas dunia, lanjutnya ditopang oleh tata kelola yang terintegrasi, keputusan berbasis data, sistem yang andal, serta keamanan informasi yang kuat.
"Kami telah memperkuat integrasi layanan akademik, keuangan, riset, dan sumber daya manusia," katanya.
Saat ini di UI katanya, sistem-sistem yang sebelumnya berjalan sendiri kini diarahkan dalam satu arsitektur terpadu. Pimpinan memiliki akses pada informasi yang lebih akurat dan mutakhir untuk mendukung keputusan strategis.
"Infrastruktur dan keamanan layanan juga diperkuat untuk menjamin keberlanjutan operasional universitas," ujarnya.
Lebih lanjut Rektor mengatakan agar transformasi ini berjalan efektif melaksanakan 4 pilar. Pertama, transformasi digital harus dimaknai sebagai transformasi tata kelola.
Setiap unit wajib menyelaraskan proses kerjanya dengan sistem yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada lagi inisiatif yang berjalan tanpa integrasi dan standar yang jelas.
Kedua, data adalah aset strategis universitas. Setiap pimpinan unit bertanggung jawab atas kualitas dan konsistensi data di lingkungannya.
Ke depan, kebijakan universitas harus berbasis data yang terverifikasi, bukan sekadar asumsi atau kebiasaan lama.
Ketiga, disiplin terhadap keamanan informasi dan keberlanjutan layanan adalah kewajiban bersama. Reputasi institusi sangat bergantung pada stabilitas dan kepercayaan publik terhadap sistem kita.
Keempat, transformasi ini harus menghasilkan efisiensi nyata. Proses harus lebih sederhana, layanan lebih cepat, koordinasi lintas unit lebih kuat, dan transparansi semakin meningkat.
UI Digital Leap 2026 adalah bagian dari strategi besar Unggul Impactful 2024–2029. Ini adalah fondasi untuk memperkuat kualitas pendidikan, mendukung riset berdampak, meningkatkan daya saing global, serta membangun tata kelola yang modern dan akuntabel.
Keberhasilan transformasi ini tidak ditentukan oleh teknologi semata, tetapi oleh kepemimpinan, komitmen, dan budaya kerja bersama.
"Jadikan momentum ini sebagai awal konsolidasi menuju Universitas Indonesia yang lebih terintegrasi, lebih adaptif, dan lebih siap menghadapi masa depan," katanya.
