Bogor (ANTARA) - Tim Garudayaksa FC menjadi juara Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 setelah di babak final memenangkan adu penalti 4-3 atas PSS Sleman setelah pada waktu normal dan babak tambahan imbang 2-2 di Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026) malam.
Pertandingan final Liga 2 berlangsung sangat dramatis, tuan rumah PSS Sleman sempat tertinggal 0-2, namun akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sehingga harus ditentukan melalui babak tambahan waktu.
Setelah di babak tambahan tanpa gol , akhirnya penentuan pemenang dilakukan melalui adu penalti yang menegangkan. Pada sesi gol-golan ini Garudayaksa akhirnya menjadi pemenang dengan skor 4-3 (2-2) sehingga skor akhir 6-5.
Garudayaksa berhasil mengeksekusi empat kesempatan menjadi gol, sedangkan PSS hanya tiga kesempatan berbuah gol. Uniknya dua bintang sekaligus kapten tim kedua tim Everton Nascimento (Garudayaksa) dan Gustavo Tocantns gagal mengeksekusi penalti.
Sukses Garudayaksa FC diraih di hadapan ribuan supporter PSS Sleman yang pada pertandingan itu menampilkan koreografi kreatif dan aktraktif dengan spanduk raksasa yang mereka bentangkan di tribun.
Garudayaksa yang dilatih Widodo C Putro mengikuti jejak Adhyaksa FC yang meraih kemenangan penting di kandang lawan di babak play off promosi melawan Persipura.
Sabtu malam ini, di babak final Liga 2 skenario sama terulang di Stadion Maguwiharjo Sleman, Garudayaksa menang dan jadi juara Liga 2 mengalahkan tuan rumah PSS.
Meski demikian, kedua tim sudah sama-sama memastikan diri promosi ke Liga 1 Super League.
Berbalas gol
Gol kemenangan tim milik Presiden Prabowo Subianto itu dirintis oleh penyerang muda andalannya Alfin Kelilauw melalui sundulan kepala pada menit ke-23.
Gol kedua dicetak pemain asing Everton Nascimento menit ke-36. Penalti ini tidak lepas dari peran Kelilauw yang dijatuhkan bek PSS Sleman.
Sebelumnya wasit Joko Supriyanto mengecek VAR untuk memastikan momen pelanggaran yang terjadi di kotak penalti PSS. Akhirnya keputusan penalti untuk Garudayaksa, yang dimanfaatkan dengan baik oleh Everton.
Gol balasan PSS Sleman dicetak Gustavo Tocantins pada menit ke-51 dan 90+2.
Saling serang
Pertandingan berlangsung penuh serangan dan juga variasi serangan balik. Namun pada babak pertama, Garudayaksa tampil lebih efektif dan terarah.
PSS yang bertindak sebagai tuan rumah meningkatkan tempo permainan setelah tertinggal 0-2, namun Garudayaksa melakukan serangan-serangan balik yang efektif melaui Everton dan Kelilauw.
Selain itu serangan-serangan balik Garudayaksa beberapa kali membahayakan gawang PSS pada babak pertama. Kiper Ega Rizky jatuh bangun mengamankan gawangnya.
Pada babak kedua, PSS Sleman banyak melakukan serangan untuk mengejar ketertingalan. Sementara Garudayaksa FC melakukan start kurang lepas di babak kedua, sehingga berada dalam tekanan.
Hal itu dimanfaatkan oleh PSS yang dilatih Ansyari Lubis untuk menekan dan akhirnya mencetak gol melalui Gustavo Tocantins menit 51 yang melakukan tembakan dari posisi tertutup ke sudut kanan gawang Garudayaksa.
Tocantis sempat mengetarkan gawang Garudayaksa menit ke-76, namun terlebih dahulu pencetak gol pertama PSS itu dalam posisi off side.
PSS Sleman menguasai jalannya pertandingan, sesekali menerapkan permainan keras baik body ccharge maupun sleading. Beberapa kali wasit memperingatkan pemain.
Beberapa kemelut yang mengancam gawang Garudayaksa memaksa tim tamu itu konsentrasi di sektor pertahanan.
Dalam tekanan, Garudayaksa lebih banyak melakukan serangan-serangan balik melalui Frydek yang mendapat pengawalan ketat.
Mpmen penting didapat PSS Sleman pada menit 90+2, sebuah serangan dimanfaatkan baik oleh Gustavo Tocantins untuk mencetak gol keduanya sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2 yang bertahan hingga pertandingan waktu normal berakhir.
Penentuan juara Lga 2 akhirnya dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Akhirnya adu penalti dilakukan untuk menentukan pemenang pertandingan sekaligus Juara Liga 2
Susunan Pemain
Garudayaksa FC
S Beny Yuwanto (kiper), Bagus Nirwanto, Vytas Gaspulitis, Alfrin Kelilaw, Komang Tri, Christian Frydek, Sidik Saimima, Aditya Gigis, Dheco Zacky, Everton Nascimento, Andik Vermansyah.
PSS Sleman
Ega Rizky (kiper), Saiful, Imam Faturrhman, Lucao, Figo Denis, Kevin Gomez, Dion Dominicus, Frederic Injai, Riko Simanjuntak, Terens Puhiri, Gustavo Tocantins.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.