Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Edwin Rusli mengatakan bahwa pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di provinsi tersebut ditargetkan mencakup 30 persen dari total penduduk di wilayah itu pada 2026.

"Target nasional untuk pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis pada 2025 adalah 36,5 persen, dan Provinsi Lampung capaian tahun lalu masih 12 persen," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Edwin Rusli di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan dengan capaian itu, maka ditargetkan pelaksanaan Program CKG dapat meningkat pada 2026, serta bisa menjangkau 30 persen penduduk yang ada di 15 kabupaten serta kota di Provinsi Lampung dengan jumlah penduduk mencapai 9,4 juta jiwa.

Baca juga: Program CKG sekolah di Lampung sasar 300 ribu siswa

"Kita terus tingkatkan layanan dari tingkat bawah melalui skrining, dan pelaksanaan Program CKG untuk anak di sekolah, kemudian menyasar komunitas, dan juga menjangkau masyarakat yang sedang berulang tahun," katanya.

Dia mengatakan pemerintah daerah juga akan memperkuat peran Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan dengan mengedepankan deteksi dini penyakit.

"Mudah-mudahan bisa meningkat, dan makin banyak masyarakat yang mendaftarkan serta melakukan cek kesehatan gratis di Puskesmas. Sehingga, bisa menambah jumlah cakupan layanan Program CKG di Lampung. Kami juga berkolaborasi dengan semua pihak untuk berupaya meningkatkan layanan ini," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Pekalongan komitmen terus tingkatkan kualitas pelayanan CKG hingga 2030

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung 2025, pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di provinsi itu mencapai 55,58 persen Puskesmas sudah melaksanakan program tersebut.

Kemudian, proporsi kehadiran anak sekolah dalam program tersebut sebesar 45 persen, yang terdiri atas SMP 25 persen atau sebanyak 100.335 siswa, SMA 13 persen atau sebanyak 49.386 siswa, dan SD 62 persen atau sebanyak 230.505 siswa.



Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026