Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengumumkan pemerintah meluncurkan program diskon tiket untuk berbagai moda transportasi mulai dari kereta api hingga pesawat terbang selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Tujuannya, Seskab Teddy menjelaskan pemerintah ingin memberikan layanan transportasi yang nyaman dan terjangkau kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, mengingat dalam periode itu diperkirakan ada 60 juta lebih masyarakat yang akan melakukan perjalanan.
"Pemerintah menghadirkan Program Diskon Tiket Nataru 2025/2026 di berbagai moda, yakni Kereta Api (PT KAI) dengan Diskon 30 persen tiket ekonomi komersil untuk 1,5 juta penumpang; Angkutan Laut (PT PELNI) dengan Diskon 20 persen dari tarif dasar bagi penumpang kelas ekonomi," kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Baca juga: KAI Madiun berikan diskon tiket 30 persen untuk KA ekonomi non-subsidi periode libur Nataru
Baca juga: Citilink berlakukan program diskon tarif transportasi nasional 50 persen
Seskab Teddy melanjutkan program diskon tiket itu juga berlaku pada layanan pesawat udara, yaitu diskon 13 persen sampai dengan 14 persen, serta perpanjangan jam operasional bandara untuk memperlancar mobilitas masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Untuk layanan penyeberangan via kapal laut yang disediakan PT ASDP, pemerintah memberikan diskon 100 persen untuk tarif jasa kepelabuhanan melalui aplikasi Ferizy.
"Terakhir, ada pengurangan tarif hingga 20 persen untuk 26 ruas jalan tol, kemudian ada beberapa ruas jalan tol yang digratiskan," kata Seskab Teddy.
Seskab Teddy bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, petinggi Kementerian Perhubungan, dan jajaran direksi BUMN sektor transportasi menggelar rapat di Posko Pusat Pemantauan Angkutan Natal dan Tahun Baru di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin, untuk mengecek kesiapan pemerintah serta BUMN sektor transportasi menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Baca juga: Diskon tiket pesawat Lebaran disebut membantu gerakan ekonomi daerah
Dalam pertemuan itu, Seskab Teddy mengingatkan seluruh jajaran direksi dan petinggi BUMN sektor transportasi harus turun langsung ke lapangan mengecek pelayanan yang mereka berikan kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.
"Seluruh dirut (direktur utama, red.) dan perangkat BUMN transportasi harus turun langsung mengecek pelayanan dan kenyamanan fasilitasnya. Jangan anggap ini kegiatan tahunan biasa, harus ada perbaikan dari sebelumnya," kata Seskab Teddy saat rapat di Posko.
Jajaran direksi dari BUMN sektor transportasi yang mengikuti rapat di Kementerian Perhubungan hari ini, yaitu Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan, Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin, kemudian jajaran direksi maskapai swasta, dan pemangku kepentingan sektor transportasi.
