Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polsek Parung Polres Bogor mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah seorang remaja ditemukan meninggal diduga akibat tenggelam di aliran irigasi wilayah Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu siang.
Korban diketahui bernama Aulia Hasan (16), warga Kampung Cibentang, Desa Cihowe, Kecamatan Ciseeng. Ia ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa di saluran irigasi Kampung Ciseeng RT 003/002.
Mendapat laporan masyarakat, Piket Pawas IPDA Karno bersama unit patroli dan reskrim Polsek Parung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan saksi.
Berdasarkan informasi dari saksi dan keluarga, korban memiliki riwayat autisme dan kerap bermain di sekitar saluran irigasi tersebut sebelum peristiwa terjadi.
Ayah korban, Nasim, menerima kabar dari rekan-rekan korban yang saat hendak memancing melihat tubuh Aulia dalam posisi telungkup di aliran irigasi. Warga kemudian membantu mengevakuasi dan membawa jenazah ke rumah duka.
Pihak keluarga menolak autopsi dan menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi kepada kepolisian.
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, menyampaikan duka cita serta mengingatkan warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama di area rawan seperti saluran air.
“Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya ananda Aulia Hasan. Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi, kejadian ini merupakan musibah. Kami mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di lokasi berisiko,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Polsek Parung telah menempuh langkah sesuai prosedur mulai dari pengecekan lokasi, dokumentasi, wawancara saksi, hingga penyampaian laporan berjenjang kepada pimpinan.
Selain itu, kepolisian berkoordinasi dengan BPBD serta perangkat RT/RW setempat untuk memastikan penanganan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan informasi lengkap kepada keluarga.
Polsek Parung juga mengingatkan pentingnya mitigasi risiko di sekitar saluran irigasi yang kerap menjadi area bermain anak-anak, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.
Baca juga: Bhabinkamtibmas selamatkan seorang remaja terseret arus sungai di Koja
Baca juga: Tim SAR Gabungan Karawang temukan korban tenggelam di Sungai Citarum dalam keadaan meninggal
Baca juga: Tim SAR evakuasi korban terakhir tenggelam di Kendal Jawa Tengah
