Kabupaten Purwakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menyabet dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan berupa Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) 2025 kategori Wiwerda dan Terbaik II Tingkat Nasional dalam kategori Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 2025.
Diskominfo Kabupaten Purwakarta, Rabu, menyampaikan bahwa kedua piagam penghargaan tersebut diterima oleh Penjabat Sekda Purwakarta Nina Herlina dalam acara penganugerahan di Kementerian Kesehatan, Jakarta.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan selamat kepada provinsi dan kabupaten/kota yang meraih penghargaan, serta berharap penghargaan tersebut dapat menjadi standar baru dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Kabupaten Purwakarta satu-satunya di Jabar raih penghargaan dari KPK
Dengan penghargaan ini, Purwakarta semakin memantapkan posisinya sebagai daerah yang berkomitmen dalam pembangunan kesehatan lingkungan yang berkelanjutan dan partisipatif.
Nina Herlina mengatakan prestasi yang diraih Kabupaten Purwakarta itu merupakan cerminan komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman.
Penghargaan Swasti Saba kategori Wiwerda adalah bukti keberhasilan Purwakarta dalam mengintegrasikan pembangunan berwawasan kesehatan secara berkelanjutan.
Sementara itu, penghargaan Terbaik II STBM Award menegaskan efektivitas gerakan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk penghentian buang air besar sembarangan, praktik cuci tangan pakai sabun, serta pengelolaan sampah dan limbah cair rumah tangga.
Baca juga: Kemendagri beri piagam penghargaan "Indeks Harmoni Indonesia" kepada Purwakarta
Penjabat Sekda menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini, yang merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, Forum Kabupaten/Kota Sehat, PKK, serta partisipasi aktif seluruh masyarakat Purwakarta.
"Prestasi ini adalah bukti nyata kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan tatanan kehidupan yang sehat dan aman," katanya.
Nina mengucapkan terima kasih atas kerja keras Kepala OPD dan jajarannya sebagai pengampu 9 tatanan dalam kabupaten/kota sehat serta Forum Kabupaten, Kecamatan dan Desa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta Asep Saepudin yang mendampingi dalam acara penganugerahan tersebut mengatakan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan pelayanan publik di Purwakarta.
"Kami berharap prestasi ganda ini akan menumbuhkan semangat kolektif di seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga dan meningkatkan status kesehatan, sehingga Purwakarta tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing," kata Dokter Asep.
Baca juga: Perpustakaan Purwakarta raih penghargaan pengunjung terbanyak dibanding jumlah penduduk
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menginspirasi daerah lain untuk mengikuti jejak Purwakarta dalam mewujudkan Indonesia yang sehat dan maju menuju Indonesia Emas 2045.
Pada 2025, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melalui Direktorat Kesehatan Lingkungan memberikan dua jenis penghargaan STBM Award dan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba).
STBM Award diberikan kepada daerah yang berhasil menerapkan lima pilar STBM dan membangun perilaku higienis di masyarakat, sementara Swasti Saba diberikan kepada daerah yang konsisten menciptakan lingkungan sehat secara menyeluruh.
Tahun 2025, penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) diberikan kepada sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari satu kabupaten/kota yang meraih predikat Wistara Paripurna, tiga daerah yang menerima Wistara, serta 41 kabupaten/kota yang masuk kategori Wiwerda.
Selain itu, sebanyak 101 daerah meraih penghargaan Padapa, sementara tujuh provinsi, yakni Sumbar, Jabar, DI Yogyakarta, Jateng, Jatim, Bali, dan Sulsel ditetapkan sebagai Provinsi Pembina Terbaik atas dukungan mereka dalam pembinaan wilayah masing-masing.
Pada tahun yang sama, pemerintah juga menganugerahkan STBM Award kepada daerah yang dinilai berhasil menjalankan pr ogram Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Dua provinsi, yakni Aceh dan Jawa Timur dinyatakan mencapai status Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) 100 persen, disusul lima kabupaten/kota yang meraih kategori STBM Paripurna, 14 daerah pada tingkat Madya, serta 37 kabupaten/kota yang memperoleh penghargaan STBM Pratama.
