Jakarta (ANTARA) - PT Lautan Luas Tbk (IDX: LTLS), perusahaan penyedia bahan baku dan solusi kimia terintegrasi dengan pengalaman lebih dari 74 tahun, dan terdiri dari tiga sektor bisnis meliputi manufaktur, distribusi, serta layanan pendukung dan jasa mencatat kinerja positif hingga kuartal III tahun 2025.
Dalam paparan publik yang diselenggarakan pada Rabu (12/11), perusahaan melaporkan pendapatan sebesar Rp6,4 triliun, tumbuh 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,7 triliun. Sementara itu, EBITDA tercatat sebesar Rp421 miliar, menunjukkan stabilitas keuangan dan efisiensi operasional yang solid.
Elly Mariana Tansil, Finance Director PT Lautan Luas Tbk, dalam keterangannya menyampaikan peningkatan pendapatan yang dicapai pada kuartal ini mencerminkan solidnya operasi perusahaan serta ketahanan bisnis di tengah tantangan ekonomi global.
"Hasil ini juga menjadi bukti dari komitmen kami dalam menjaga stabilitas keuangan yang berkelanjutan," ujar Elly.
Joshua Chandraputra Asali, Managing Director PT Lautan Luas Tbk, menambahkan, “Pertumbuhan Lautan Luas terus digerakkan oleh strategi jangka panjang yang berfokus pada diversifikasi produk, penguatan rantai pasok, dan perluasan pangsa pasar. Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas melalui pemanfaatan teknologi serta inovasi di setiap lini bisnis.”
Soewandhi Soekamto, Commercial Director PT Lautan Luas Tbk, membagikan informasi terkait segmen bisnis Distribusi, “Portofolio bisnis distribusi kami sangat beragam, dengan lebih dari 2.000 pelanggan, lebih dari 1.000 produk, dan lebih dari 100 prinsipal.
Untuk setiap industri, kami memiliki tim yang berdedikasi lengkap dengan fasilitas laboratorium pendukung. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, sektor distribusi berhasil membukukan kenaikan pendapatan signifikan sebesar 17,8 persen yang ditopang oleh beberapa industri seperti personal care, food, animal feed, serta peningkatan penjualan di regional seperti Vietnam dan Thailand.”
Kami juga menambah lini industri baru, yaitu farmasi, yang telah melalui perencanaan dan strategi jangka panjang sebagai bagian dari upaya kami menjadi solutions provider bagi pelanggan.
Selain itu, untuk segmen support and services, kami baru saja merampungkan pembangunan warehouse yang mengadopsi green concept berkapasitas lebih dari 30.000 pallet di Jababeka, yang diproyeksikan dapat meningkatkan penjualan hingga 5–10 persen,” tambah Soewandhi.
Selain mencatatkan kinerja finansial yang positif, Lautan Luas juga memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Tahun ini, Lautan Luas meraih Sustainability Rating dari EcoVadis dengan predikat Committed, sebagai pengakuan atas kinerja keberlanjutan di bidang lingkungan, tenaga kerja, etika, dan pengadaan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap tanggung jawab sosial, pada penghujung tahun ini, Lautan Luas melaksanakan berbagai program CSR, termasuk pemberian beasiswa pendidikan di Mauk, pembangunan jembatan penghubung di Semper, serta inisiatif pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Sebagai salah satu bukti kinerja bisnis dan komitmen terhadap keberlanjutan, berbagai penghargaan industri pun diraih oleh anak-anak perusahaan Lautan Luas, mencakup pengakuan atas praktik bisnis yang bertanggung jawab, keberlanjutan, produk yang berkualitas tinggi, serta keunggulan operasional di tingkat nasional. Hal ini menegaskan kontribusi grup secara keseluruhan dalam mendukung praktik industri yang bertanggung jawab dan berdaya saing global.
“Kami percaya bahwa langkah transformasi LTLS yang dijalankan melalui peningkatan knowledge, penyediaan fasilitas, inovasi, dan keberlanjutan akan terus memperkuat fondasi pertumbuhan Lautan Luas, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mitra, dan para pemegang saham,” tutup Joshua.
