Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia mendukung pengembangan talenta muda di bidang keuangan digital melalui Program Beasiswa FIRE (Future Innovators in Rising Economy) sebuah program yang diinisiasi oleh Triv Foundation bekerja sama dengan MEXC Foundation.
Kepala Subdirektorat Beasiswa Universitas Indonesia, Rosmalita di Depok, Selasa memberikan dukungan penuh bagi para penerima beasiswa.
UI memandang kehadiran Beasiswa F.I.R.E bukan sekadar bantuan finansial, melainkan respons strategis terhadap fenomena pesatnya teknologi blockchain dalam masyarakat.
Hal ini menjadi momentum bagi dunia akademik untuk terus menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri yang adaptif.
“Universitas Indonesia menyambut dengan antusias kehadiran Beasiswa F.I.R.E yang lahir dari industri teknologi. Ini merupakan tanggung jawab besar bagi perguruan tinggi untuk mengakomodasi terciptanya program studi maupun kurikulum yang relevan dan mampu menjawab kebutuhan baru di era ekonomi digital,” ujar perwakilan manajemen Universitas Indonesia.
Beasiswa FIRE dirancang sebagai kawah candradimuka bagi mahasiswa untuk mendalami ekosistem blockchain dan Web3 melalui pendidikan berbasis industri, pendampingan (mentorship), serta paparan langsung terhadap dinamika dunia kerja global.
Sejak dibuka pada November 2025, program ini menarik minat ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Dari proses seleksi yang ketat, terpilih delapan mahasiswa berprestasi sebagai angkatan awal, di mana dua di antaranya merupakan mahasiswa Universitas Indonesia, bersama rekan-rekan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan BINUS University.
Penerima beasiswa akan menjalani fase onboarding dan masuk ke dalam F.I.R.E Mentorship Lab. Di sana, mereka akan mempelajari kurikulum industry-driven yang mencakup fundamental blockchain, studi kasus nyata, hingga penguatan soft skills seperti berpikir kritis dan kolaborasi lintas disiplin.
Melalui sinergi antara akademisi dan pelaku industri seperti Triv dan MEXC Foundation, UI optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi kontributor aktif yang mampu bersaing di panggung teknologi global.
Pewarta: Feru LantaraEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026