Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan penertiban Pasar Barito dilakukan secara humanis sebelum akhirnya diratakan dengan tanah pada Senin pagi.
“Pelaksanaan pembersihan karena sudah diberikan SP1, SP2, SP3 dan kami sangat humanis, manusiawi sekali. Alhamdulillah pelaksanaan di lapangan dari jam lima pagi tadi sampai sekarang berjalan dengan baik,” kata Pramono di kawasan Jakarta Barat, Senin.
Pramono menjelaskan, bagi para pedagang yang belum sempat mengambil barang-barangnya, pihaknya sudah menyimpan barang-barangnya tersebut dan nantinya bisa diambil kapan saja.
Saat ini para pedagang sudah dapat menempati lokasi baru yakni di Sentra Fauna Lenteng Agung.
Pramono mengklaim, lokasi tersebut cukup baik dan strategis karena dekat dengan stasiun kereta api.
Lokasi tersebut juga memiliki 125 kios dengan berbagai fungsi mulai dari Zona A – Kuliner (22 kios), Zona B – Amphitheater (70 kursi), Zona C & D – Burung & Pakan Hewan (74 kios), dan Zona E – Parsel & Kuliner Tambahan (29 kios).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan gratis sewa selama enam bulan kepada pedagang.
Baca juga: Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung siap ditempati eks pedagang Pasar Barito
Baca juga: Itikad baik DKI tata Pasar Barito
