Marabahan, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, menyiapkan lahan seluas 6,7 hektare di Kecamatan Cerbon untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala Dahtiar Fajar mengatakan, perjalanan menuju pembangunan Sekolah Rakyat telah dimulai sejak Mei 2025, dengan survei lokasi dan penetapan lahan seluas 6,7 hektare milik pemerintah daerah di Kecamatan Cerbon.
"Sekolah Rakyat di Barito Kuala akan menampung sekitar 850 siswa, terdiri dari enam kelas setara Sekolah Dasar (SD), 12 kelas setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 16 kelas setara Sekolah Menengah Atas (SMA)," katanya di Marabahan, Selasa.
Fasilitas yang disiapkan meliputi 20 jenis bangunan antara lain asrama putra dan putri, ruang kelas, laboratorium, ruang makan dan dapur, kantin, lapangan sepak bola, masjid, rumah susun guru, kebun sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya.
"Proses lelang pembangunan telah selesai pada Oktober 2025 dan pembangunan fisik dijadwalkan dimulai pada awal 2026 hingga akhir tahun," ujarnya.
Pada akhir 2025, kata dia, Barito Kuala termasuk dalam tiga kabupaten/kota di Kalimantan Selatan terpilih untuk pembangunan Sekolah Rakyat, bersama Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca juga: Mensos sebut siswa Sekolah Rakyat yang mundur segera digantikan
Baca juga: Mensos sebut lulusan Sekolah Rakyat dapat jaminan kerja dan beasiswa
Baca juga: Mensos targetkan 500 ribu keluarga mandiri lewat Sekolah Rakyat
