Paser (ANTARA) - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur memperkuat sinergi dengan masyarakat untuk menekan risiko dan penanggulangan kebakaran hutan, lahan dan kebun.

Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan Disbun Kaltim Asmirilda, di Paser Minggu (21/9), menekankan bahwa masyarakat perkebunan memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam mitigasi kebakaran

“Pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi menjadi gerakan bersama. Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) sebagai ujung tombak di lapangan harus kita dukung melalui pelatihan, pemetaan, hingga penyediaan sarana prasarana," kata Asmirilda dalam kegiatan pelatihan dan sosialisasi dan pemetaan bersama potensi kebakaran hutan, lahan dan kebun, di Long Kali, Kabupaten Paser.

Ia mengatakan dengan terjalinnya sinergi tanggap bencana ini bisa dipastikan kebun rakyat tetap produktif, aman, dan berkelanjutan.

Asmirilda berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas seremoni, melainkan menjadi tonggak nyata dalam memperkuat ketahanan sektor perkebunan.

Sinergi yang terbangun antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat diharapkan mampu menekan potensi kebakaran secara signifikan.

“Kami ingin semangat ini terus hidup di lapangan. Dengan pemetaan bersama, pelatihan, penghargaan, dan dukungan sarpras, kita yakin kebakaran kebun dapat ditekan seminimal mungkin. Yang lebih penting, kesadaran masyarakat harus tumbuh menjadi budaya kolektif untuk menjaga kebun dan lingkungan,” katanya pula.

 



Pewarta: Arumanto
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026