Karawang (ANTARA) - PT Pupuk Kujang membantu pemerintah dalam pengentasan gangguan penglihatan melalui kegiatan operasi katarak gratis yang diikuti puluhan warga penyintas gangguan penglihatan di Kabupaten Karawang dan sekitarnya.

Direktur Klinik Utama Pupuk Kujang, Mulky Wahyudy di Kabupaten Karawang, Jabar, Jumat, menyampaikan sebanyak 107 warga penyintas gangguan penglihatan telah mendaftar dan diskrining hingga menjadi 51 orang.

“Dalam program operasi katarak gratis ini, kita menggunakan metode operasi yang canggih, sayatan bedah yang sangat kecil dengan konsekuensi kemungkinan kegagalan rendah. Kita juga telah menyiapkan 51 lensa mata," katanya.

Baca juga: Pupuk Kujang kumpulkan ratusan kantung darah dalam kegiatan donor darah

Ia menyampaikan dalam kegiatan operasi katarak gratis ini, pihaknya tidak hanya menggelar operasi. Setelah dioperasi, para pasien juga mendapatkan fasilitas tambahan berupa penanganan kontrol selama dua kali.

"Jadi dalam program ini, kita tidak lepas pasien, kita akan terus pantau dan berupaya memastikan semua pasien bisa tertangani dengan baik," katanya.

Para peserta operasi katarak gratis ini tidak hanya berasal dari Karawang. Ada pula peserta dari luar daerah, seperti dari Indramayu, Subang dan Kabupaten Bandung.

Menurut dia, operasi katarak gratis yang digelar pada Kamis (4/6), sebagai rangkaian kegiatan HUT ke-51 PT Pupuk Kujang.

Baca juga: Pupuk Kujang salurkan puluhan hewan kurban pada Idul Adha
Baca juga: Pupuk Kujang kirim puluhan perempuan ikuti pelatihan tata boga

Desra Heriman, Ketua HUT ke-51 Pupuk Kujang mengatakan perusahaan kembali melakukan upaya pengentasan gangguan penglihatan masyarakat dengan menggelar operasi katarak gratis pada tahun ini.

"Sejak berdiri, Pupuk Kujang tak hanya berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional, tapi juga terus berupaya hadir, berkontribusi bagi masyarakat di bidang lain, termasuk kesehatan. Karena itu, kegiatan operasi katarak ini kembali dilakukan," katanya.

Ia berharap program operasi katarak gratis ini berkontribusi dalam pengentasan gangguan penglihatan, khususnya di Karawang.

"Kami harap semua pasien bisa meningkatkan kualitas hidupnya, sehingga selanjutnya bisa beraktivitas secara normal kembali,” kata Desra.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026